Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2011

Cara Sederhana Mengetahui Apakah Matamu Sehat Atau Tidak? Cek yukk!

tes bola mata

Inidia Cara Unik Untuk Mengetes Mata Kamu Apakah Sehat Atau Tidak, Atau Jangan2 Mata Kamu Rusak lagi..,. Kalo kamu mempunya penglihatan yang kurang jelas, bisa jadi kamu terkena penyakit Alzheimer, sejenis masalah kesehatan yang amat menyiksa dan perlu diberikan perhatian. Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang sering menimpa orang-orang hebat dan terkenal, contohnya saja Enid Blyton, Charles Bronson, Wistin Churchill, dan Ronald Reagan.

Tapi banyak yang beranggapan kalo ALZHEIMER adalah "kekanak-kanakan karena usia tua" yang sekadar suatu proses penuaan. Biar kamu tau apakah kamu terkena ALZHEIMER atau pikun, ikuti test kecil cara lucu test mata berikut penjelasannya (jangan menggunakan bantuan cursor anda!!!)

1. Temukan huruf "C" di bawah. Jangan gunakan bantuan cursor.

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO COOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

2. Jika anda telah menemukan huruf "C", sekarang temukan angka "6″ di bawah.

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999

9999699999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999

3. Sekarang temukan huruf "N" di bawah. Ini agak lebih sulit.

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MNMMMM

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMM

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM

4. Sekarang temukan huruf "O" di bawah ini.

QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ

QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQ

QQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQOQ QQQQQQQQQQQQQQQQ

QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ

5. Sekarang temukan huruf "I" di bawah ini.

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLI LLLLLLLLLLLLLLLLLLL

LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LL

6. Temukan huruf "F" dibawah ini.

EEEEEEEEEEEEE EEEEEEEE EEEEEEEEEEEEEEEE EEE

EEEEEEEEEEEEE EEEEEEEE EEEEE EEEEEEE

EEE EEEEEE EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

EEEE EEEEEEEFEEEEEEE EEEEEEEE EE EEEEEEE EE

EEE EEEEEEEE EEEEEEEEE EEE

EEEEEEEEEEEEE EEEEE EEEEEEEEEEEEE

EEEEE EEEEEEEE EEE EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

EEEEE EEEEEEEEEEE EEEEEEEEEEEE EEEEEEEEEEE

7. Lalu temukan huruf "R" di bawah ini.

BBBBBBBBBBBBBBBBB BBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBB BBB

BBBBB BBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBBBBRBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBB BBBB

BBBBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBB BBBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBBB BBBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBBBBBB BBBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBBBBB

BBBBBBBBBBBBB BBBBBBBBB BBBBBBBBBBBBBB

8. Sekarang temukan huruf "W" di bawah ini, ini yg paling sulit

vvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvv vvvvvvvvvv

vvvvv vvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvv vvvvvvvvvvv

vvvvv wvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvv

vvvvv vvvvvvvvvvvvv vvvvvvv vvvvvvvvvvvvv vvvv

vvvvvvvvvv vvvvvvvv vvvvvvvvvv vvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvv vvv

vvvvvvvvvv vvvvvvvv vvvvvvvvvv

vvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvv

vvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv vvvvvvvvvvvv

(Huruf W lebih rapat dibanding huruf V)

Kalo kamu bisa melewati 8 tahapan cara lucu test mata ini, berarti Selamat !!! bisa dibilang mata kamu masih sehat dan Otak kamu masih baik, kamu adalah orang yang teliti terhadap pekerjaan. Oh iya, liatnya biasa aja yah jangan sampe nempel sama LCD atau monitor'nya. hehee.. capedeh..

Selasa, 24 Mei 2011

Laser Pointer Juga Bisa Merusak Retina Mata

Laser Pointer

Laser pointer seringkali digunakan untuk membantu seseorang saat mempresentasikan sesuatu. Tapi sebaiknya laser ini tidak diarahkan ke mata, karena bisa menyebabkan kerusakan retina.

Hal ini dikemukakan oleh dokter dari Royal Liverpool Hospital dan Manchester Eye Hospital. Kondisi ini didasari setelah petugas medis melakukan operasi terhadap seorang remaja yang matanya terkena sinar laser hingga menyebabkan luka bakar dan kerusakan retina. Pemeriksaan yang dilakukan terhadap remaja tersebut menunjukkan adanya scotomas atau bintik-bintik hitam di dalam penglihatannya.

Meskipun remaja tersebut masih bisa memiliki penglihatan yang normal, tapi ia berisiko terkena masalah dikemudian hari dalam kehidupannya sebagai akibat dari kerusakan retina.

"Cedera seperti ini biasanya disebabkan jika seseorang menggosok matanya secara persisten setelah matanya terkena sinar laser," ujar juru bicara dari Health Protection Agency, seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/6/2010).

Para ahli telah menyadari bahwa kerusakan retina ini bisa menyebabkan penglihatan yang abnormal akibat dari kekuatan tinggi sinar laser pointer. Jika disalah gunakan dengan menyinari mata seseorang meskipun dalam hitungan beberapa detik saja, sudah bisa menyebabkan kerusakan pada retina.

"Laser pointer itu seperti menipu. Sekilas alat ini tampak aman, tapi ternyata bisa sangat berbahaya karena memiliki berkas cahaya yang kuat sehingga intensitasnya pun tinggi," ujar Barbara McLaughlan, manajer kampanye dari Royal National Institute of Blind People.

Studi penelitian mengenai hal ini telah dipublikasikan dalam British Medical Journal.

Karenanya jangan sekali-kali menyoroti sinar laser ke arah mata meskipun tertulis bahwa laser tersebut memiliki daya hanya miliwatt saja. Hal ini karena laser memiliki sifat cahaya yang fokus, monokromatis serta koheren (searah dan saling menguatkan).

Sabtu, 21 Mei 2011

Yang Benar dan Salah Soal Lasik Mata

lasik mata

Salah satu cara menghilangkan mata minus adalah melakukan operasi laser mata atau dikenal dengan lasik. Namun banyak beredar rumor mengenai prosedur lasik. Ini dia fakta dan mitos seputar lasik.

Prosedur operasi laser mata ini adalah kornea dari pasien yang akan ditipiskan. Dokter menggunakan laser yang secara permanen bisa mengubah bentuk kornea dan lensa yang berada di belakang pupil mata.

Orang yang dikatakan rabun jauh karena korneanya terlalu tajam melengkung, sehingga sinar cahaya jatuh di daerah belakang atau depan mata yang membuat gambar menjadi kabur atau tidak jelas. Mata harus ditutup selama 24 jam saat dilasik dan kedua mata umumnya bisa diobati pada hari yang sama.

Meski demikian ada beberapa mitos yang beredar mengenai prosedur ini, untuk itu ketahui apa saja mitos dan fakta mengenai operasi laser mata atau lasik seperti dikutip dari Dailymail, Senin (31/1/2011) yaitu:

Fakta

  1. Hanya diperlukan waktu beberapa menit untuk melakukan prosedur ini pada masing-masing mata.

  2. Seorang ahli bedah yang terlatih dan berteknologi memastikan bahwa gerakan tidak akan mempengaruhi hasil.

  3. Siapa pun yang berusia di atas 18 tahun dan berhasil lolos pemeriksaan pra-lasik maka ia bisa melakukan operasi ini.

  4. Laser yang digunakan tidak akan bisa membuat seseorang menjadi buta, tapi bisa memperbaiki jarak penglihatan mata seseorang.

  5. Efek samping utama dari peosedur ini adalah membuat mata kering dan waktu penyembuhannya bervariasi mulai dari beberapa minggu hingga bulan.

  6. Ada sekitar 0,1 persen kemungkinan komplikasi visual kecil.

  7. Sebagian besar pasien bisa langsung melihat dengan baik pada hari ia melakukan operasi, dan sebagian lagi pada keesokan harinya.

  8. Praktek ini harus dilengkapi dengan perawatan pasca operasi jangka panjang.


Mitos

  1. Dalam prosedur ini umumnya menimbulkan rasa nyeri. Padahal yang benar tidak menimbulkan rasa nyeri.

  2. Proses laser yang dilakukan panas. Padahal sebenarnya proses laser itu dingin.

  3. Muncul bau terbakar saat mata dioperasi. Padahal sebenarnya bau itu akibat atom karbon yang dihasilkan oleh laser.

  4. Kornea mata bisa berubah setelah dilasik. Padahal sebenarnya perubahan kornea mata yang dihasilkan dalam prosedur ini adalah permanen, Jadi setelah kornea ditipiskan tidak akan kembali seperti semula.

Kamis, 19 Mei 2011

Sinar Matahari Meningkatkan Risiko Kebutaan

matahari

Ada berbagai macam penyakit mata yang dialami manusia. Tapi ada satu jenis penyakit mata yang dapat memburuk jika terkena sinar matahari kuat yaitu Age-related macular degeneration (AMD).

Penyakit AMD ini mempengaruhi makula yaitu bagian mata yang memungkinkan seseorang untuk melihat secara detail. Secara bertahap kondisi ini akan menghancurkan fungsi utama dari penglihatan misalnya untuk membaca, menonton televisi atau mengemudi.

Hingga kini penyebab pasti dari AMD belum diketahui, tetapi diperkirakan ada sejumlah faktor risiko yang mempengaruhi seperti faktor keturunan, merokok atau terlalu sering terkena paparan sinar matahari.

Tapi hal yang paling umum adalah akibat pertambahan usia dan perempuan cenderung lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan dengan laki-laki.

Kondisi ini yang dialami oleh Jasmine Harman (34 tahun) seorang presenter A Place In The Sun dan membuatnya harus sangat waspada terhadap sinar matahari.

"Ketika saya masih remaja, saya tidak pernah suka menggunakan kacamata hitam saat harus ke tempat yang menyilaukan. Tapi sekarang saya tidak bisa keluar di bawah sinar matahari tanpa kacamata hitam dan topi untuk melindungi mata saya," ujar Jasmine, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (6/5/2010).

Jasmine mengakui bahwa dulu ia banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari yang cerah tanpa perlindungan kacamata, sehingga hal ini bisa meningkatkan risiko AMD. Selain itu diketahui juga bahwa neneknya menderita AMD di pertengahan tahun 60-an.

Pada awalnya seseorang akan melihat objek dengan ukuran atau bentuk yang tidak biasa dan akan muncul garis bergelombang atau samar-samar.

Selain itu penderita biasanya akan merasa sangat sensitif dengan cahaya atau saat melihat lampu. Kondisi AMD akan mempengaruhi retina mata sehingga orang yang mengalami hal ini suatu saat akan melihat sesuatu menjadi gelap.

Terdapat dua jenis AMD yaitu AMD kering dan juga AMD basah. Untuk AMD kering atau atrophic AMD menyebabkan terhadinya atropi ke lapisan bawah pigmen makula, sehingga meninggalkan endapan kuning yang dapat mempengaruhi penglihatan.

Sedangkan untuk AMD basah adalah suatu kondisi vaskular akibat adanya pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal sehingga menyebabkan kebocoran protein dan darah di bawah makula.

Penyakit ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sering kali terabaikan. Karena itu usahakan untuk selalu melindungi mata jika berada di bawah sinar matahari seperti menggunakan kacamata hitam atau topi.

Buta Karena Migrain, Hanya Bisa Lihat Warna Pelangi

burton

Umumnya orang yang mengalami kebutaan hanya bisa melihat warna gelap atau hitam. Tapi ada satu buta yang penderitanya hanya bisa melihat warna-warna pelangi. Buta seperti ini diakibatkan oleh migrain.

Seperti yang dialami Danielle Burton gadis usia 19 tahun menderita Persistent Migraine Aura. Setiap gambar yang dilihatnya seperti warna pelangi dalam bentuk turunnya salju di depan matanya.

Kebutaan yang dialami gadis itu berawal dari sakit migrain. Padahal selama ini orang hanya tahu bahwa migrain adalah salah satu jenis sakit kepala yang hanya menyerang sebagian kepala saja. Tapi tidak bagi Danielle Burton, migrain yang dialaminya justru mengganggu penglihatannya.

Sebelum terjadi gangguan penglihatan, Danielle mengalami migrain yang sangat buruk lalu tiba-tiba ia kehilangan penglihatan pada mata sebelah kanannya. Penglihatannya bukan menjadi hitam melainkan warna biru dan ungu seperti awan.

"Saya pergi ke klinik dan mereka mengira itu hanya migrain, tapi keesokan harinya tidak juga membaik. Saat saya sedang mandi, tiba-tiba penglihatan saya hilang sepenuhnya, saya harus keluar dari kamar mandi dengan terhuyung-huyung," ujarnya seperti dikutip dari Dailymail, Senin (29/3/2010).

Jika ada gambar yang menunjukkan cuaca cerah ditunjukkan pada Burton, maka gambar yang dilihatnya berbeda dengan apa yang dilihat oleh orang lain. Gadis 19 tahun ini seolah-olah melihat dunia melalui lensa kaleidoskop.

Beberapa kali Danielle dapat melihat bentuk, meskipun bentuk tersebut terlihat kabur dan seperti televisi statis. Kondisi terburuknya adalah saat ia hanya melihat warna flourescent awan yang berwarna biru dan ungu, hal ini benar-benar membuatnya menjadi buta.

"Selama 19 tahun saya dapat melihat segala sesuatunya dengan sempurna dan bahkan tidak menyadari betapa berharganya sebuah penglihatan. Saya tidak pernah menyadari hal ini sebelumnya, karena semua keluarga saya sangat sehat," ujar Danielle.

Kasus yang dialami oleh Danielle adalah salah satu migrain yang terburuk, karena setiap saat warna-warna cerah tersebut selalu ada dalam penglihatannya. Bahkan saat ia menutup mata, warna tersebut tetap ada.

Hasil scan menunjukkan tidak ada masalah dengan kondisi matanya. Hingga akhirnya pada bulan Januari lalu dokter mengungkapkan bahwa ia menderita Persistent Migraine Aura yang menyebabkan pernglihatannya seperti salju (visual snow).

Dokter mengungkapkan kondisi ini disebabkan oleh adanya saraf di otak yang terjebak dalam suatu keadaan sehingga menimbulkan migrain secara terus menerus yang dapat menimbulkan gangguan.

Akibatnya seseorang tidak bisa melihat seperti layaknya orang normal, apapun yang dilihatnya akan disertai oleh warna berbeda dan seperti salju yang turun.

Kini Danielle menggunakan obat khusus untuk mencoba membantunya. Bulan lalu ia pernah merasakan melihat secara normal walaupun hanya satu jam saja.

"Saya sedang di depan cermin dan tiba-tiba saya bisa melihat bulu mataku. Kini saya menyadari kehilangan penglihatan adalah suatu hal yang sungguh mengerikan," ungkapnya.

Persistent migrain aura atau juga dikenal sebagai persistent aura tanpa miokard dapat didiagnosis bila ada gejala aura yang muncul secara terus menerus selama lebih dari seminggu, namun kondisi ini tidak disertai dengan munculnya bukti bahwa ada kematian sel-sel otak. Gejala yang timbul bisa pada salah satu mata saja atau keduanya.

Salah satu gejala yang khas dari kondisi ini adalah 'visual snow' yaitu melihat segala sesuatu seperti ada salju yang turun dengan berbagai warna seperti pelangi dihadapannya. Gejala ini bisa sementara tapi bisa juga menjadi permanen atau tetap.

Hingga kini belum dapat diketahui apa penyebab dari persistent migrain aura. Beberapa ahli menyebutkan migrain yang parah menjadi penyebabnya namun dicurigai ada faktor lain yang mempengaruhinya. Namun penelitian mengenai persistent migrain aura masih sangat terbatas.

Dengan Gigi Orang Buta Bisa Melihat Lagi

mata gigi

Seorang dokter di Amerika menanamkan gigi yang diberi lensa pada mata seorang wanita buta. Ini adalah pertama kalinya gigi ditanamkan pada mata orang buta di Amerika.

Sembilan tahun menderita kebutaan, Sharron Thornton hampir saja bunuh diri karena depresi. Namun keinginannya untuk bunuh diri hilang ketika ia mengetahui bahwa ia bisa melihat lagi melalui gigi yang ditanamkan dokter di matanya.

Para peneliti dari University of Miami Bascom Palmer Eye Institute menawarkan sebuah teknik baru untuk mereka yang tidak bisa melihat. Teknik yang disebut dengan canine atau cuspid dilakukan dengan cara menanamkan (implantasi) gigi sebagai dasar untuk menaruh lensa mata di atasnya.

"Dua minggu setelah operasi, ketajaman penglihatannya terlihat normal kembali," ujar Dr. Victor Perez, profesor ophthalmology dan spesialis kornea seperti dikutip dari CNN, Jumat (18/9/2009).

Thornton adalah manajer sebuah restoran dan ibu dari tiga orang anak di Smithdale, Mississippi. Ia kehilangan penglihatannya pada tahun 2000 setelah terkena sindrom Stevens-Johnson yang diakibatkan obat-obatan yang sering ia minum.

Sindrom Stevens-Johnson adalah sindrom yang sangat jarang terjadi. Penderita biasanya mengalami gejala yaitu kulit merah dan keungu-unguan, kulit bagian atas mati dan berguguran. Jika gejalanya sudah sangat parah bisa kehilangan rambut, kuku dan seluruh kulitnya. Sindrom ini juga menyerang bagian kornea mata.

Gejala itu merupakan reaksi antara membran kulit dan selaput lendir dengan obat-obatan atau infeksi. Namun kebutaan yang dialami Thornton ternyata bisa diatasi oleh para ahli operasi di Amerika tanpa menunggu adanya donor mata.

"Teknik operasi yang disebut Modified Osteo-Odonto Keratoprosthesis (MOOKP) terbukti efektif untuk orangbuta yang korneanya rusak," ujar Perez.

Prosedur pertamanya yaitu gigi yang sehat diambil dari pasien, lalu gigi dipahat dan disesuaikan ukurannya dengan ukuran mata, kemudian ditanam pada daging yang ada di mata. Gigi digunakan para ahli karena struktur dan komposisinya yang kuat dan tidak mudah rusak.

Kini Thornton bisa melihat lagi meskipun matanya terasa tidak enak dipandang, namun ia tidak peduli. "Bisa melihat lagi saja sudah membuat saya merasa sangat bersyukur," ujar Thornton.

Sebelumnya peneliti di Spanyol juga mengembangkan sebuah instrumen yang bisa membuat orang buta melihat melalui lidah. Alat yang disebut Brain Port itu diletakkan dalam lidah orang buta, dan bekerja melalui sensasi atau rangsangan dari luar.

Alat yang berukuran lebih kecil dari materai atau perangko itu tersambung dengan kamera video digital. Melalui kamera itu, gambaran visual akan muncul dan dikonversi menjadi stimulasi tertentu pada lidah yang akan terasa seperti suatu getaran.

Kenapa Mata 'Takut' dengan Bawang?

menangis

Melihat benda tajam, mata masih bisa melotot tapi saat berhadapan dengan bawang mata cepat sekali tersedu-sedu. Kenapa mata tak tahan dengan bawang?

Bawang adalah salah satu bumbu dapur yang banyak digunakan dalam masakan. Tapi jika seseorang ingin menggunakannya ia harus siap-siap untuk menangis.

Selain untuk bumbu masakan, bawang juga diyakini mengandung bahan kimia yang berfungsi sebagai anti kolesterol, anti inflamasi (peradangan), antioksidan dan juga bisa membantu mengatasi tekanan darah.

Kenapa mengiris atau mengupas bawang bikin orang menangis?

Ketika seseorang memotong atau mengupas bawang maka ia memecahkan sel-sel di bawang yang menggabungkan tiap lapisan. Satu membran bawang mengandung enzim sedangkan yang lainnya mengandung senyawa sulfur.

Ketika bawang diiris atau di kupas maka terjadi reaksi kimia antara enzim dan juga senyawa sulfur yang menghasilkan gas volatil (mudah menguap). Gas ini akan bereaksi dengan udara sekitar menjadi sulphuric acid.

Karena ujung saraf dari mata ini sangat sensitif, maka saat terkena gas tersebut mata menjadi teriritasi dan merangsang keluarnya air mata untuk melindungi mata. Karena itu tak heran jika semakin banyak bawang yang dipotong, air mata yang keluar akan semakin banyak pula.

Namun jika bawang tersebut sudah masuk ke dalam wajan atau penggorengan maka seseorang tidak akan menangis atau air matanya berhenti.

"Hal ini karena selama proses memasak, enzim yang menghasilkan gas-gas ini akan menjadi hancur atau tidak aktif lagi sehingga tidak membuat mata menjadi iritasi," ujar Dr Gerry Russell, profesor food biochemistry dari University of California, seperti dikutip dari Health.Ninemsn, Rabu (2/3/2011).

Untuk mengurangi iritasi sehingga tak banyak air mata yang keluar saat berhadapan dengan bawang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Menjaga jarak mata dengan bawang, semakin jauh jaraknya maka gas yang mengiritasi mata akan semakin sedikit.

  2. Menjaga bawang tetap dingin, hal ini karena dengan mendinginkan bawang bisa mengurangi gas yang keluar akibat enzim yang tidak aktif.

  3. Menggunakan kacamata, dengan kacamata akan membuat mata terlindungi sehingga mengurangi iritasi.

  4. Mengunyah permen karet, mengunyah akan membuat seseorang bernapas lewat mulut sehingga mengurangi paparan gas ke mata.

  5. Usahakan untuk tidak mengucek mata karena akan membuat mata semakin teriritasi dan memicu lebih banyak air mata yang keluar.

Habis Menangis Kok Muncul Sakit Kepala

menangis

Ketika seseorang menangis dalam waktu lama maka tidak hanya menyebabkan mata bengkak tapi juga merasa pusing atau sakit kepala. Kenapa orang sakit kepala setelah menangis?

Intensitas menangis yang panjang bisa menyebabkan ketidaknyamanan fisik termasuk mata merah, perih, mulut kering dan sakit kepala.

Ketika menangis saluran air mata akan mengeluarkan kombinasi dari air, minyak dan lendir ke mata. Beberapa air mata akan berjalan melalui lubang kecil di sisi kelopak mata mengalir ke rongga hidung sehingga menyebabkan keluarnya ingus.

Seperti dikutip dari Livestrong, jika seseorang merasakan sakit kepala setelah menangis kemungkinan ia mengalami dehidrasi. Karena menangis menyebabkan seseorang kehilangan air dari tubuhnya dan sakit kepala merupakan salah satu tanda dari dehidrasi.

Stres yang menyebabkan seseorang menangis juga bisa menyebabkan sakit kepala karena terjadinya ketegangan. Jika seseorang punya masalah sinus maka akan menimbulkan sakit kepala yang disertai dengan denyut nyeri diantara mata dan hidung.

Menangis dapat mengakibatkan sedikit rasa sakit di kepala karena adanya tekanan di sekitar dahi atau pada bagian samping dan belakang kepala. Sakit di kepala ini bisa menyebabkan tegangan di bahu, leher dan kulit kepala.

Rasa pusing, haus yang ekstrem dan mulut kering secara bersamaan merupakan gejala dehidrasi parah yang bisa memicu kontraksi otot, tekanan darah rendah dan perut kembung.

Untuk mencegah sakit kepala ketika menangis adalah dengan menghindari dehidrasi, minumlah banyak air setelah menangis untuk menggantikan kehilangan cairan yang terjadi. Selain itu hindari mengonsumsi alkohol saat menangis karena bisa menyebabkan dehidrasi dan sakit kepala.

Jika sakit kepala timbul saat menangis maka segera minum segelas air untuk meredakannya dan cobalah menenangkan diri untuk mengurangi tekanan di kepala akibat stres. Jika sakit kepala yang muncul sering terjadi maka pertimbangkanlah untuk mengunjungi dokter.

Laser Hijau Paling Ampuh untuk Mengusik Konsentrasi

maskus

Insiden laser di stadion Bukit Jalil Malaysia saat pertandingan final leg I Piala AFF terus menjadi sorotan. Media Malaysia bahkan sudah menegaskan laser tidak berbahaya bagi kesehatan. Tapi faktanya laser hijau paling ampuh buat mengusik konsentrasi.

Ketika seseorang terkena laser tubuh tidak akan merasakan sakit apapun dan mata juga masih bisa melihat. Tapi efeknya, konsentrasi otak akan terganggu karena warna laser bisa membuat orang tidak nyaman.

Terlebih jika laser yang digunakan berwarna hijau. Karena laser warna hijau lebih mengganggu konsentrasi ketimbang laser warna merah.

Kelebihan laser hijau dibanding laser merah teletak pada panjang gelombangnya. Laser merah umumnya menggunakan panjang gelombang 635 nm (merah ruby) atau 650 nm (merah muda), sementara laser hijau menggunakan panjang gelombang 495-532 nm.

Pada kisaran panjang gelombang tersebut, warna kuning dan hijau paling mudah dilihat oleh mata manusia. Saat disorotkan langsung ke mata, laser hijau bisa tampak 50 kali lebih terang dibandingkan laser yang berwarna merah.

Dikutip dari Greenlaserbeam, panjang gelombang juga mempengaruhi kekuatan sinar laser. Dengan gelombang yang lebih pendek, laser hijau punya intensitas lebih tinggi sehingga bisa menjangkau jarak yang lebih jauh dengan pada penggunaan daya listrik yang sama.

Dengan kelebihan ini, laser hijau banyak digunakan oleh militer untuk operasi tempur di siang hari. Bintik hijau bisa menjangkau jarak yang lebih jauh, sekaligus terlihat lebih jelas meski dalam kondisi cahaya yang terang benderang.

Jika dari jarak jauh, wajah yang terkena laser memang tidak berbahaya tapi ini sungguh mengganggu konsentrasi. Dan umumnya laser yang bisa menempuh jarak jauh adalah laser yang memiliki daya watt tinggi dengan harga yang mahal.

Sementara laser hijau maupun merah yang digunakan pada mainan maupun pointer untuk presentasi umumnya menggunakan daya di bawah 5 mili Watt. Dengan daya sekecil itu, laser hanya akan merusak jika ditembakkan langsung ke mata dalam jangka waktu lama.

Namun jika menggunakan daya di atas 1 Watt, kekuatan laser hijau bisa mencapai 1.000 kali kekuatan radiasi sinar matahari. Kekuatan laser hijau pada daya tersebut sanggup membakar obyek tertentu seperti plastik dan kertas jika ditembakkan dari jarak dekat.

Umumnya daya yang diperbolehkan untuk dipakai pada laser mainan maupun pointer adalah di bawah 5 mili Watt. Laser berkekuatan lebih dari 1 watt cukup berbahaya sehingga untuk memilikinya harus melewati perizinan tertentu

Kantong Mata Besar Pertanda Apa?

kantong mata

Bagi yang sangat memperhatikan penampilan, kantong mata yang bengkak dan menghitam tentu sangat mengganggu. Lain halnya saat seseorang butuh pencitraan, kantong mata justru bisa memberi kesan sebagai pekerja keras yang tak kenal lelah.

Kantong mata atau lingkaran hitam di sekitar mata selama ini selalu identik dengan orang yang sering kerja larut malam sehingga kurang tidur. Padahal kantong mata tak hanya disebabkan karena hal itu, ada beberapa penyakit dan kondisi yang bisa menyebabkan kantong mata.

Pemicu utama terbentuknya kantong mata adalah faktor penuaan, penumpukan cairan dan beberapa penyakit.

Berikut beberapa penyebab terbentuknya kantong di bawah mata, seperti dilansir darkcirclesgone dan darkcircles.net, Kamis (3/3/2011), yaitu:

1. Gangguan ginjal
Daerah lembut yang ada di bawah mata berhubungan langsung dengan ginjal (area langsung yang berhubungan dengan usus besar atau usus besar). Dalam beberapa kasus, kantong di bawah mata adalah tanda masalah ginjal.

Tanda-tanda lain seperti perubahan frekuensi buang air kecil atau perubahan tampilan urine, pembengkakan di pergelangan kaki, wajah, kaki, dan tangan, kelelahan, ruam gatal atau kulit, rasa tidak enak di mulut, pusing dan sulit berkonsentrasi, perasaan terus-menerus dingin, serta nyeri di kaki dan panggul.

2. Hipotiroid (kurangnya kadar tirod tubuh)
Kadar tiroid lambat mempengaruhi 2 dari 100 wanita atau 2 persen dari populasi wanita. Jika Anda mengalami kelelahan, sulit berkonsentrasi, penurunan berat badan, sensitif cuaca dingin, kelemahan otot atau kram otot, kulit kering dan rambut tipis, sakit saat haid, nadi lambat dan membengkak jaringan, ini pertanda kadar tiroid di tubuh rendah dan juga dapat menyebabkan kantong di bawah mata.

3. Retensi cairan
Terlalu banyak minum sebelum tidur atau makan makanan yang asin dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan di tubuh. Retensi air bisa menyebabkan kantong di mata yang biasanya terjadi saat tidur malam.

4. Masalah di hati

Kantong di mata juga bisa menandakan adanya gangguan di hati, terutama jika disertai keluarnya keringat di sekitar mata.

5. Reaksi alergi

Kantong di bawah mata juga bisa disebabkan reaksi alergi. Mungkin Anda alergi terhadap makanan atau bulu dari bawah bantal. Perubahan hormon saat menstruasi juga menyebabkan kantong mata.

6. Penuaan

Penuaan dapat menyebabkan terbentuk kantong mata. Penuaan menyebabkan kulit di sekitar mata menjadi lebih tipis dan elastisitasnya melemah, menyebabkan lemak menonjol keluar.

Rahasia Orang Buta Punya Pendengaran yang Tajam

orang buta

Orang buta umumnya memiliki indera pendengaran yang lebih baik dibanding orang normal. Apa yang menyebabkan orang buta punya pendengaran yang tajam?

Peneliti dari Montreal Neurological Institute (MNI) di McGill University dan Universite de Montreal telah menunjukkan bahwa orang yang tidak bisa melihat, benar-benar memiliki pendengaran yang lebih baik. Tapi hal ini umumnya terjadi pada orang yang mengalami kebutaan saat masih sangat muda.

"Sebelumnya telah diketahui bahwa kebutaan bisa membantu perkembangan musik, tapi tidak memperhitungkan usia orang tersebut menjadi buta," ujar Dr Robert Zatorre, seorang ahli saraf kognitif di MNI, McGill University, seperti dikutip dari ScienceDaily, Rabu (30/3/2011).

Pada orang yang bisa melihat, area otak yang disebut dengan medial occipital memainkan peran yang penting dalam mendaftar sinyal secara visual.

Nah, pada orang yang mengalami kebutaan sejak awal kehidupan akan mengoperasikan daerah otak ini untuk mendeteksi suara. Hal ini yang membuat seseorang bisa mendengar lebih baik dibandingkan dengan orang normal.

Selain itu saat lahir atau berusia muda, pusat otak yang mengatur penglihatan, pendengaran dan indera lainnya semua masih terhubung. Koneksi yang ada ini kemungkinan terus dipertahankan dan digunakan untuk memproses suara pada orang yang mengalami kebutaan.

Karena itu terkadang diketahui orang yang mengalami kebutaan tidak hanya bisa mendengar lebih baik, tapi juga memiliki indera sentuhan yang lebih baik dan penciuman yang lebih kuat.

Hasil penelitian ini diberi judul Pitch discrimination in the Early Blind yang sudah diterbitkan dalam jurnal Nature pada 15 Juli 2004.

Sakit Kepala dengan Pandangan Kabur Bisa Picu Buta Permanen

puyeng

Jangan meremehkan sakit kepala, terutama jika disertai gejala penglihatan kabur. Bisa jadi itu disebabkan oleh tekanan tinggi pada cairan di kepala yang jika dibiarkan berlarut-larut bisa memicu kebutaan permanen di kemudian hari.

Sakit kepala yang disertai penglihatan kabur seringkali menandakan peningkatan tekanan di kepala atau yang menekan saraf-saraf atau disebut dengan istilah idiopathic intracranial hypertension (IIH). Sepintas, gejalanya mirip dengan tumor dan penyumbatan pembuluh darah di kepala.

Kondisi ini sebenarnya jarang terjadi, diperkirakan hanya menyerang 1 di antara 100.000 orang. Namun justru karena jarang, maka kondisi ini sering diabaikan lalu berlanjut hingga memicu kebutaan permanen akibat kerusakan pada saraf-saraf penglihatan di otak.

"Kebanyakan pasien IIH adalah wanita muda yang mengalami obesitas. Pria dan orang-orang yang kurus jarang mengalaminya," ungkap ahli saraf mata dari Mount Sinai Hospital, Prof Janet Rucker seperti dikutip dari NY Dailynews, Jumat (4/3/2011).

Prof Rucker menambahkan, penyebab sesungguhnya pada IIH belum diketahui pasti. Namun peningkatan risikonya sebanding dengan indeks massa tubuh (IMT), artinya jika seseorang semakin gemuk maka risikonya untuk mengalami IIH juga semakin tinggi.

Beberapa faktor pemicu termasuk genetik dan kondisi hormonal masih sebatas dugaan, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikannya. Namun penggunaan obat-obatan tertentu diketahui bisa memicu IIH, misalnya minocycline yang dipakai untuk mengobati jerawat.

Prof Rucker menyarankan, sakit kepala yang disertai pandangan kabur sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Sedangkan untuk mengurangi risiko IIH, cara paling mudah yang bisa dilakukan adalah menjaga berat badan tetap ideal atau tidak terlalu gemuk.

Kenapa Tidak Boleh Pakai Lensa Kontak Saat Tidur?

lensa kontak

Semua orang pasti tahu bahwa lensa kontak tidak boleh digunakan saat tidur. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu apa sebabnya lensa kontak tidak boleh digunakan saat tidur?

Beberapa jenis lensa kontak memang dirancang agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, tapi sebagian besar lensa kontak dipakai untuk sehari-hari dan harus dibersihkan setiap malam sebelum tidur.

Tidur menggunakan lensa kontak bisa mempengaruhi pembuluh darah di mata dan meningkatkan risiko pengembangan infeksi kornea. Kondisi ini dapat memicu terjadinya kebutaan permanen, seperti dikutip dari Livestrong, Minggu (3/4/2011).

Lensa kontak yang tidak dirancang untuk dipakai semalaman bisa menghambat aliran oksigen ke kornea. Ketika oksigen diblokir maka bentuk pembuluh darah akan berubah supaya bisa membawa oksigen lebih banyak lagi.

Akibat tidak normalnya bentuk pembuluh darah ini akan mengganggu penglihatan. Pembengkakan dan mengaburkan kornea adalah efek samping yang timbul jika memakai lensa kontak saat tidur. Gejala ini akan mengganggu penglihatan seseorang mulai dari yang ringan hingga yang berat.

University of Maryland Medical Center menemukan lensa kontak yang dipakai hingga tidur bisa menyebabkan luka terbuka pada kornea. Luka di kornea ini bisa mengakibatkan infeksi bakteri seperti keratitis. Meskipun kondisi ini jarang terjadi, tapi pengguna lensa kontak memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding yang tidak menggunakan.

Hal ini semakin diperkuat dengan studi yang diterbitkan dalam British Journal of Ophthalmology tahun 2005 bahwa keratitis secara signifikan lebih sering terjadi pada pemakai lensa kontak yang terbawa hingga tidur dibanding dengan orang yang memakainya saat terjaga.

Oregon Health & Science University's Casey Eye Institute menuturkan semakin sering seseorang mengganti lensa kontak, maka hal tersebut akan membuat matanya menjadi lebih sehat. Hal ini terlepas dari masalah gaya dengan model lensa kontak yang beraneka ragam.

Lensa kontak yang dipakai untuk satu hari jauh lebih sehat, karena tidak menempatkan lensa tersebut di suatu tempat untuk dipakai kembali. Sehingga mengurangi risiko kontaminasi dibandingkan dengan lensa kontak yang bisa dipakai berulang-ulang.

Tumbuhan Ganggang, Terobosan Baru untuk Mata Buta

buta

Tanaman air Alga atau ganggang punya kemiripan dengan mata manusia, yakni sama-sama peka terhadap rangsang cahaya. Kemiripan itu menjadi inspirasi bagi para ilmuwan yang memanfaatkan tanaman air tersebut untuk mengatasi kerusakan retina pada orang buta.

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Southern California mengungkap, Alga memiliki gen tertentu yang membuatnya sangat peka terhadap cahaya. Kepekaan ini dibutuhkan dalam fotosintesis, yakni proses mengolah makanan dengan bantuan sinar matahari.

Gen tersebut diyakini punya mekanisme kerja yang mirip dengan gen yang terdapat dalam retina, bagian pada mata yang berfungsi menangkap cahaya. Cahaya yang ditangkap oleh retina akan diubah menjadi sinyal elektrik yang diteruskan oleh saraf menuju otak.

Pada orang buta, kemampuan retina untuk menangkap cahaya banyak berkurang atau malah tidak berfungsi sama sekali. Kemiripan antara gen penangkap cahaya pada Alga dengan gen pada retina dimanfaatkan oleh para ilmuwan untuk mengatasi kebutaan.

Dalam uji coba, penyuntikan gen Alga mampu membuat mata tikus menjadi lebih peka terhadap cahaya. Efek yang muncul bersifat permanen, artinya hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup maka efeknya akan bertahan selamanya.

Jika dikembangkan lebih lanjut, maka penerapannya pada manusia diperkirakan bisa mengatasi masalah kerusakan retina yang bisa memicu kebutaan. Diperkirakan, sekitar 1 juta kasus kebutaan di seluruh Inggris dipicu oleh kerusakan pada retina.

"Ide yang melatarbelakangi penelitian ini memang untuk menyembuhkan kebutaan," ungkap sang peneliti, Alan Horsager seperti dikutip dari Telegraph, Minggu (17/4/2011).

Namun untuk bisa diterapkan pada manusia, terobosan ini diperkirakan masih butuh proses yang panjang. Peningkatan sensitivitas pada mata tikus tidak menggambarkan kondisinya pada manusia, apakah orang buta nantinya hanya bisa membedakan terang dan gelap saja atau benar-benar bisa melihat.

Vitamin D Kurangi Risiko Kerusakan Mata Hingga 59 Persen

mata

Tidak hanya bermanfaat bagi tulang, vitamin D juga baik untuk kesehatan mata karena bisa menjaganya dari kerusakan. Konsumsi vitamin D yang cukup bisa mengurangi risiko mata rusak hingga 59 persen terutama pada perempuan usia muda.

Ilmuwan dari Buffalo University di New York, Dr Amy Millen membuktikan hal itu dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Archieves of Opthalmology. Dalam penelitian itu, Dr Millen melibatkan tak kurang dari 1.313 perempuan berusia di bawah 75 tahun.

Penelitian itu membuktikan bahwa kecukupan vitamin D berhubungan dengan risiko Age-related Macular Degeneration (AMD) atau penurunan fungsi makula mata akibat proses penuaan. Kondisi ini ditandai dengan kerusakan makula, yakni bagian kecil di tengah-tengah kornea.

AMD diderita oleh 2 persen populasi warga di negara-negara berkembang, paling banyak di kelompok usia 50 tahun ke atas. Penderitanya akan mengalami gangguan penglihatan, bahkan tidak sedikit di antaranya yang sampai mengalami buta sebagian.

Dalam penelitian itu terungkap, makin tinggi asupan vitamin D serta diimbangi dengan nutrisi lainnya maka risiko mengalami AMD makin kecil. Pada partisipan dengan asupan vitamin D paling banyak, penurunan risiko AMD bisa mencapai 59 persen.

"Butuh lebih banyak penelitian mengenai hal ini, untuk memastikan hubungannya dengan faktor lain yagn sudah diketahui yakni genetik dan gaya hidup," ungkap Dr Millen seperti dikutip dari Dailymail, Senin (18/4/2011).

Beberapa jenis makanan yang merupakan sumber vitamin D antara lain susu, ikan salmon, bayam, kedelai dan jus jeruk. Sinar matahari bukan sumber vitamin D, namun sangat dibutuhkan dalam mensintesis provitamin D di dalam tubuh agar menjadi vitamin D.

Gejala-gejala Buta Glaukoma yang Sering Diabaikan

 
img

Lensa Kontak Ada yang Tak Perlu Dilepas Tiap Hari

lensa kontak

Bila Anda tak suka mengenakan lensa kontak karena repot harus membersihkan dan melepaskan tiap hari, Anda bisa mencoba RGP sebagai pilihan lensa kontak yang tak perlu dilepas tiap hari.

RGP atau Rigid Gas Permeable merupakan lensa kontak yang tak perlu diganti tiap hari bahkan aman digunakan saat tidur. RGP bisa dibersihkan atau dilepas setelah beberapa hari bahkan ada yang hingga 30 hari.

"Lensa kontak RGP ini lebih nyaman karena tidak perlu dilepas tiap hari," jelas Dr Surya Utama, SpM, Spesialis Mata dari Eka Hospital Pekanbaru, disela-sela acara Clients Gathering Eka Hospital di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (19/5/2011).

Menurut Dr Surya, lensa kontak RGP ini memungkinkan terjadinya pergantian oksigen sehingga tidak terjadi hipooksigen di kornea, yang menyebabkan pandangan terganggu.

RGP (Rigid Gas Permeable) adalah lensa kontak kaku yang terbuat dari plastik tahan lama yang memungkinkan terjadinya pertukaran oksigen. Meski sifatnya kaku, RGP tidak seperti lensa keras yang tidak bisa mengirimkan oksigen, seperti dilansir Allaboutvision.

RGP memungkinkan terjadinya pertukaran oksigen yang sangat dibutuhkan permukaan depan mata agar tetap sehat. Inilah yang membuat RGP tidak perlu dilepas setiap hari, bahkan tetap bisa digunakan saat tidur.

"Lensa kontak yang biasa kan harus sesuai dengan bentuk kornea. Jadi seperti fitting kebaya, harus pas. Karena lensanya menempel pada kornea, jadi tidak bisa terjadi pertukaran oksigen. Tapi kalau RGP ada celah antara lensa dan mata sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran oksigen," jelas Dr Surya yang merampungkan pendidikan dokternya di FK Universitas Brawijaya.

Menurut Dr Surya, harga untuk lensa kontak RGP memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan lensa kontak biasa (soft lens). Namun, lensa RGP dapat membuat penglihatan Anda lebih baik dan lebih tajam, daya tahan dan ketahanan lensa lebih lama ketimbang soft lens.

Dengan sedikit perawatan, RGP dapat memiliki daya tahan yang lebih lama hingga bertahun-tahun. Bila dihitung untuk jangka panjang, biaya yang dikeluarkan tetap lebih murah dibandingkan soft lens.

Tapi dibandingkan dengan lensa kontak biasa (soft lens), adaptasi pada penggunaan RGP jauh lebih lama.