Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

Sering Pakai Legging, Benarkah Bikin Paha Kendor?

Legging memang salah satu item fashion favorit bagi kaum perempuan, karena bisa dikenakan dalam momen apa saja. Namun legging ternyata bisa membawa pengaruh buruk bagi pemakainya.



Ahli kesehatan mengatakan, bahwa legging bisa mendorong otot-otot perempuan menjadi “malas”, sehingga menyebabkan perut dan kaki yang menggelambir.

“Legging menahan dan mendukung quadriceps (paha bawah), bokong, dan otot-otot inti di perut Anda, dan mengambil alih tugas yang harus dilakukan otot-otot tersebut,” kata Sammy Margo, ahli fisioterapi.

Saat mengenakan legging, kita juga cenderung menyembunyikan bagian tubuh kita yang tidak kita sukai, seperti selulit pada kaki atau muffin top (perut yang menggelambir), sehingga kita juga cenderung mengabaikan masalah tersebut, lanjut Sammy. Sebagai hasilnya, otot-otot dibiarkan mengendur dan mati, sehingga ketika kita mulai jarang mengenakan legging, tubuh Anda tidak akan terlihat langsing dan kencang lagi.

“Memang, meskipun nyaman, legging itu bukan ‘teman baik’ kaum perempuan,” ujar Jessica Hough, beauty assistant majalah Marie Claire. Menurutnya, item ini boleh saja disimpan, tetapi ketika musim kemarau datang dan tak memungkinkan Anda untuk memakainya, Anda bisa terkejut dengan pengaruhnya pada tubuh Anda.

Bila masalah terjadi, Jessica menyarankan untuk menggunakan krim antiselulit yang mengandung minyak esensial untuk mengurangi lekukan-lekukan pada kulit, dan menggosok area tersebut dengan sikat tubuh. Anda juga bisa melakukan latihan ringan untuk membantu mengencangkan otot-otot di bagian paha dan betis, seperti berjalan sambil mengenakan ankle weight, juga mengencangkan dan mengendurkan otot-otot perut dan bokong setiap hari

7 Hal yang Menyebabkan Kuliah Lama Selesai

1. Kuliah karena terpaksa

Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja mereka lakukan.. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi pengen cepat-cepat diwisuda.

2. Salah jurusan

Kalah dalam persaingan SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.

3. Terlalu menikmati kebebasan karena jauh dari ortu

Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.

4. Sibuk mengikuti organisasi kemahasiswaan ataupun Ormas

Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritas lagi.

5. Menekuni hobi secara berlebihan

Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.

6. Bisa mendapatkan uang sendiri (kerja)

Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus? Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.

7. Tidak adanya jaminan kerja setelah lulus

Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur.. Prinsipnya : Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur? Yang sudah sarjana saja banyak yang nganggur kok.

Mengapa tubuh kita membutuhkan unsur logam?

Saya mendengar bahwa tubuh kita membutuhkan sedikit unsur logam. Akan tetapi, tubuh kita terutama terdiri dari senyawa organik. Mengapa tubuh kita membutuhkan unsur logam?Bagaimana unsur logam bekerja dalam tubuh kita?



Jawaban:

Dr. Eiichiro Ochiai, seseorang yang sedang mempelajari kimia bioanorganik, bersedia menjawab pertanyaan di atas. Secara singkat, ia berbicara tentang istilah umum kebutuhan unsur logam dalam organisme dan menggambarkan kegunaan biologis unsur logam dengan salah satu unsur logam yang paling banyak digunakan, besi (Fe). Jadi cerita berikut ini diberi judul “Sebuah Kisah Tentang Besi” (© Eiichiro Ochiai).

Sebagai makhluk hidup, kita terdiri dari, secara kimiawi, kebanykan senyawa organik seperti protein, asam nukleat, karbohidrat, vitamin dan sejenisnya. Senyawa organik terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O) dan nitrogen (N). Sejumlah senyawa organik juga bisa mengandung sulfur (S) atau fosfor (P). Itu saja; tidak ada yang lain. Dapatkah kita hidup dengan baik hanya dengan senyawa organik? Kebanyakan orang-orang tahu bahwa jawabannya adalah tidak. Tulang dan gigi kita terbuat dari senyawa kalsium (Ca), yang tergolong “zat anorganik”. Darah mengandung besi (Fe), sebuah unsur anorganik. Semua orang tahu bahwa kita membutuhkan garam (natrium khlorida, NaCl) meski mereka tidak tahu mengapa. Bahkan, sekitar 30 unsur diketahui sangat dibutuhkan untuk menjalankan fungsi makhluk hidup yang layak. Seperti yang telah Anda ketahui, Hanya ada 100 unsur saja yang ada di alam ini, dan satu pertiga dari unsur tersebut sangat penting bagi makhluk hidup. Unsur yang penting di antaranya adalah (selain dari yang sudah disebutkan): magnesium (Mg), silikon (Si), kalium (K), mangan (Mn), kobal (Co), tembaga (Cu), seng (Zn), molibdenum (Mo), iod (I), selenium (Se), nikel (Ni), dan boron (B). Sebuah bidang penelitian baru kini sedang dikembangkan, yang mempelajari peranan unsur-unsur yang berbeda ini dan peranan senyawanya dalam sistem biologis; ilmu ini disebut “kimia bioanorganik”. Terlalu panjang lebar bila hal ini dibahas dalam forum kali ini; sebab itu, saya memilihkan unsur tertentu dan menggambarkan bidang ilmu yang disebut kimia bioanorganik. Bagian pertama “Pembentukan unsur Besi” bukanlah topik yang pas dari kimia bioanorganik, tapi ditambahkan di sini untuk memberitahu Anda tentang peranan besi yang sangat penting.

Saya yakin setiap orang tidak asing dengan logam besi. Mobil dan mesin sebagian besar terbuat dari besi. Besi adalah salah satu unsur yang tersedia sangat melimpah di alam dan logam yang paling menarik, sebagai satu dari unsur krusial untuk makhluk hidup. Berikut adalah kisah mengenai besi.

Awas, Korek Kuping Bisa Merusak Gendang Telinga

Hati-hati mengunakan korek kuping, sebab jika terlalu dalam bisa merusak gendang telinga. Dampak kerusakan itu bervariasi, mulai dari yang ringan berupa telinga berdenging hingga yang paling berat yakni kelumpuhan saraf di sekitar wajah.

kuping

Menurut sebuah penelitian terbaru, lebih dari 50 persen pasien yang datang ke dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) sering memakai cotton bud untuk mengorek kotoran di telinga. Meski ujungnya dari kapas, alat ini tetap berisiko merusak gendang telinga.

"Jika pasien mengalami gangguan pendengaran atau ada yang tidak beres dengan gerakan wajahnya, ada kemungkinan telinganya mengalami kerusakan," ungkap Dr Ilaaf Darrat, spesialis THT dari Henry Ford Hospital seperti dikutip Healthday, Jumat (6/5/2011).

Gangguan pendengaran yang umum dialami pemakai cotton bud (batang plastik dengan ujung berlapis kapas) adalah tinnitus atau telinga berdenging. Sementara wajah yang sulit digerakkan adalah gejala kerusakan saraf yang juga dipicu kerusakan gendang telinga.

Untungnya, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr Ilaaf menunjukkan bahwa 97 persen kerusakan gendang telinga bisa sembuh sendiri dalam waktu rata-rata 2 bulan. Operasi hanya dibutuhkan jika berdampak pada kelumpuhan saraf di sekitar wajah.

Penelitian yang dipresentasikan dalam Combined Otolaryngological Spring Meeting di Chicago ini melibatkan 1.540 pasien yang mengalami kerusakan gendang telinga antara tahun 2001-2010.

Namun sebisa mungkin, risiko kerusakan gendang telinga harus dikurangi dengan mengurangi pemakaian cotton bud atau sejenisnya. Sebagai alternatif, berikut ini beberapa cara yang bisa dipakai untuk membersihkan telinga dari kotoran.

  1. Campur hidrogen peroksida (H2O2) dengan air hangat, teteskan perlahan ke rongga telinga maksimal 2 kali/bulan.

  2. Campur cuka apel (vinegar) dengan air dalam perbandingan yang sama, lalu masukkan 5 tetes ke dalam telinga dan jangan lebih dari sekali dalam sepekan.

  3. Kunjungi dokter THT untuk melakukan waxing atau membersihkan telinga dengan lilin khusus.

Minggu, 12 Juni 2011

Bahaya Terjatuh Dalam Posisi Duduk



Seringkali orang terjatuh dalam posisi terduduk, seperti terpeleset atau terjatuh dari tangga. Jatuh dengan posisi duduk rasanya nyeri bukan kepalang. Selain nyeri, ada bahaya lain lho bila terjatuh dalam posisi terduduk, yaitu, yang cukup membahayakan, adalah cedera pada tulang ekor yang terhubung dengan saraf di tulang belakang. Tulang ekor (coccyx) merupakan salah satu tulang terkecil dalam tubuh, tetapi bisa menyebabkan sakit yang luar biasa dan masalah kesehatan serius bila mengalami cedera pada saat terjatuh. Tulang ekor ini terletak di ujung bawah tulang belakang dimana ia biasanya terlindungi dengan baik, tetapi ketika terluka saat jatuh atau trauma lain, maka tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.

Segala bentuk cedera pada tulang ekor dapat menyebabkan masalah serius karena terdapat banyak saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, serta paha dan kaki bagian atas.

Beberapa bahaya bila mengalami cedera tulang ekor seperti dilansir Webmd dan coccyx.org adalah:

-Sakit saat atau setelah duduk

-Sakit akut ketika bergerak dari duduk ke berdiri

-Sakit kepala parah

-Nyeri di seluruh tubuh terutama pinggang dan panggul

-Nyeri di daerah tulang ekor yang tidak mereda dalam jangka waktu lama (coccygodynia)

-Mengalami masalah pencernaan kronis, terutama sembelit.

-Kram hebat saat menstruasi

-Depresi dan susah tidur

-Sakit saat melakukan hubungan seksual

Selain terjatuh dalam posisi duduk, cedera tulang ekor juga bisa terjadi karena kondisi berikut:

-Posisi duduk yang salah

-Pukulan langsung ke tulang belakang,

-Terluka atau patah tulang ekor saat persalinan

-Tegang atau gesekan berulang-ulang seperti gerakan pada mendayung dan bersepeda

-Infeksi atau tumor pada tulang ekor

Beberapa masalah kesehatan dapat muncul tepat setelah cedera tulang ekor, sementara yang lain muncul pada bulan atau tahun berikutnya.

Cedera tulang ekor lebih sering terjadi pada perempuan karena bentuk panggul perempuan membuat tulang ekornya lebih terbuka.

Sabtu, 11 Juni 2011

Faktor Tersembunyi Pemicu Sulit Hamil



Lingkungan rumah tak sehat bukan hanya memengaruhi kesuburan wanita, tapi juga pria.

Banyak wanita menikah sulit hamil. Di Amerika Serikat, 7,3 juta wanita mengalaminya. Sebesar 10 persen di antaranya tak terdeteksi penyebabnya. Namun, sejumlah pakar medis menduga penyebab ketidaksuburan bisa berasal dari lingkungan rumah yang terkontaminasi.

Lingkungan rumah yang tak sehat bukan hanya dapat memengaruhi kesuburan wanita, tapi juga pria. Ini mungkin membantu menjelaskan fakta yang menyatakan bahwa sebanyak 40 persen pria mengalami infertilitas.

Seperti dikutip dari laman Shine, sofa, lantai, dan tempat-tempat lain di lingkungan rumah bisa berkontribusi sebagai penyebab ketidaksuburan. Bahkan, peralatan rumah tangga dari plastik, bahan kimia, dan alat masak juga bisa menghambat kehamilan.

1. Bahan kimia

Konveyor kimia yang ditemukan di cat, pernis, thinner, resin, karet, pelumas, pewarna, deterjen, isolasi, tinta, film, kosmetik, cairan pembersih, cat kuku, dan produk sejenis lainnya dapat mengganggu siklus haid wanita, bahkan bisa memicu keguguran.

Pada pria, bahan-bahan kimia ini juga bisa menurunkan kualitas sperma. Intinya, jika ingin sehat dan sistem reproduksi bekerja dengan baik, jangan menggunakannya terlalu berlebihan. Harus jeli memilih produk ramah lingkungan.

2. Sofa dan karpet

Bantal sofa, kursi mobil, karpet, casing perangkat elektronik tak jarang mengandung bahan kimia difenil eter bifenil (PBDE) yang dapat mengontaminasi darah. Dalam penelitian terbaru, wanita dengan kadar tinggi PBDE dalam darah membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil.

Wanita harus menghindari lokasi, di mana karpet sedang dibersihkan. Lebih baik tidak membersihkan furnitur sendiri jika tengah melakukan program kehamilan.

3. Sabun

Sabun antibakteri mengandung triclosan dirancang untuk melindungi pasien rumah sakit yang rentan terhadap infeksi. Triclosan juga ditemukan di sampo dan pasta gigi tertentu. Bahan kimia ini dapat mengganggu hormon endokrin dan telah terbukti mengganggu sistem reproduksi pada beberapa ikan air tawar.

Kontaminasi triclosan meningkatkan kadar hormon wanita pada ikan jantan sehingga menurunkan jumlah sperma mereka. Meskipun belum terbukti bahwa dampak triclosan bisa menghambat kesuburan manusia, tapi Anda tetap perlu mewaspadainya.

4. Plastik elastis

Jangan biarkan tubuh terbiasa melakukan kontak dengan senyawa kimia phthalates yang biasa digunakan dalam produk plastik rumah tangga. Meski sudah muncul larangan penggunaan senyawa ini, namun tak jarang masih muncul dalam wujud cat kuku, tirai vinyl shower, lantai ubin vinil, perekat, bahan bangunan, plastik, bahkan mainan seks.

Senyawa itu berpotensi memengaruhi kualitas dan jumlah sperma, serta mampu merusak DNA. Pada wanita, beberapa ilmuwan menduga bisa menyebabkan endometriosis, suatu kondisi yang mengganggu siklus menstruasi dan dapat mengganggu pembuahan.

Hindari membeli produk-produk yang terbuat dari PVC lembut. Hindari juga penggunaan wadah plastik saat memanaskan makanan di microvawe, lebih baik menggunakan kaca atau stainless steel untuk makanan dan minuman panas. Hindari pula berguling-guling di lantai vinil Anda.

5. Panci antilengket

Sejumlah produk panci antilengket mengandung senyawa perfluorinated, yang dapat memengaruhi reproduksi. Wanita yang memiliki kesulitan hamil lebih mungkin memiliki tingkat senyawa perfluorinated yang tinggi dalam darah mereka dibandingkan mereka yang mudah hamil.

Penyebab Hujan Memiliki Aroma Khas

Kadang-kadang, orang bisa merasakan wewangian, seperti wangi rumput segar yang baru dipotong, setelah hujan. Apa yang menyebabkan aroma wangi setelah hujan?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabakan aroma hujan. Hal yang umum adalah uap minyak yang dikeluarkan oleh tanaman, bakteri, dan bahan kimia.



Bakteri yang menyebabkan aroma hujan adalah Actinomycetes, sebuah bakteri berserabut yang hidup di tanah yang lembap dan hangat dan dapat dijumpai di berbagai negara di seluruh dunia. Ketika tanah mengering, bakteri menghasilkan spora.

Ketika hujan, air yang menetes ke tanah membuat spora itu terangkat ke udara dan terhirup oleh manusia. Karena spora itu memiliki wangi yang khas, manusia yang menghirupnya pun merasakan aroma. Aroma yang dihasilkan bakteri ini akan sangat terasa ketika hujan diikuti oleh kondisi terik.



Bakteri Actinomycetes

Aroma yang serupa dihasilkan oleh uap minyak yang dikeluarkan tanaman. Minyak dari tanaman itu menempel di tanah dan batu. Air hujan bereaksi dengan minyak tersebut sehingga terbawa ke udara dalam bentuk gas dan tercium oleh manusia.

Aroma khas hujan seperti ini sering dikemas dalam botol atau kaleng dan dijual sebagai pewangi ruangan.

Aroma hujan tidak selalu enak. Aroma hujan yang diakibatkan oleh asam di atmosfer menghasilkan wangi yang tidak enak. Bahan kimia hasil polusi udara yang ada di atmosfer bisa membuat hujan bersifat asam.



Ketika hujan ini bereaksi dengan bahan organik atau bahan kimia lain di tanah, muncullah aroma. Reaksi dengan bensin bisa membuat aroma lebih kuat. Hujan seperti ini sering terjadi di daerah berpolusi tinggi.

Tiga materi itulah yang paling umum. Masih ada lagi penyebab-penyebab lainnya yang membuat pengalaman orang berbeda-beda dalam membaui hujan.

Mengapa Kecoa Selalu Beloknya Ke Kanan ?

kecoa
Semua pasti kenal Kecoa, hewan kecil yang menjijikann, ternyata mampu memilih arah saat berjalan. Hewan ini memiliki perilaku mendasar yang sama dengan sebagian besar manusia yaitu memilih arah kanan.

Para peneliti melepaskan kecoak pada tabung berbentuk Y. Tabung itu sebelumnya sudah diberi aroma vanilla atau ethanol untuk menarik serangga itu melewati percabangan. Peneliti kemudian mencatat arah mana yang diambil oleh kecoak.

Ternyata, 57 persen kecoak dengan antena lengkap lebih memilih mengambil arah ke kanan. Pemilihan arah kanan ini juga tidak berubah meskipun peneliti memotong salah satu antena sensitif kecoak yang berguna sebagai indra perabaa dan penciuman.

Temuan yang akan dipublikasikan pada Journal of Insect Behaviour ini menambah bukti bahwa otak berukuran terkecil sekalipun memiliki preferensi terhadap arah.

Menurutt peneliti, penemuan ini juga bisa dimanfaatkan oleh para pakar biologi yang tengah berusaha mencari cara untuk mengontrol kecoak untuk kebutuhann misi penyelamatan saat bencana, ataupun untuk mengontrol hama.

Selasa, 24 Mei 2011

Tahapan-tahapan Munculnya Jerawat

jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang menjengkelkan yang bisa mengganggu kepercayaan diri. Ditambah lagi bekas jerawat yang susah dihilangkan. Ketahui tahapan-tahapan munculnya jerawat agar lebih mudah ditangani.

Jerawat umumnya muncul di wajah, leher, punggung dan dada. Tahapan pada jerawat ini juga menentukan berat atau tidaknya peradangan yang terjadi dan rasa sakit yang muncul.

Jika jerawat masih pada tahap awal, maka pengobatan yang dilakukan cenderung mudah. Seperti dikutip dari eHow, Kamis (10/6/2010) terdapat beberapa tahapan saat jerawat muncul yaitu:

Tahap 0
Tahap ini berarti ada tanda-tanda kecil dari jerawat dan sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, termasuk munculnya jerawat kecil-kecl. Kondisi ini bisa hilang dalam waktu 1-2 hari, kecuali jika ada tanda bahwa jerawat tersebut membesar.

Tahap 1
Ini adalah tahapan awal dari jerawat yang biasanya dimulai dengan adanya komedo (whitehead). Terlihat beberapa bintik putih di wajah terutama di ujung hidung, sudut hidung dan bawah bibir. Kondisi ini tidak menyebabkan peradangan, tapi beberapa hari kemudian akan timbul titik hitam di daerah tersebut. Jika seseorang menghilangkannya dengan cara tidak steril, maka akan ada kesempatan bagi jerawat untuk berkembang lebih lanjut.

Tahap 2
Pada tahap ini akan terlihat peradangan ringan yang biasanya disertai dengan papula. Papula adalah lesi (luka) kulit yang sedikit membesar tapi dalam ukuran kecil dan padat. Kondisi ini juga dikenal dengan jerawat ringan, jika bisa diberikan pengobatan yang baik maka bisa mengendalikan jerawat.

Tahap 3
Dalam tahap ini papula pada kulit sudah mulai berkembang dan terlihat meradang. Pengobatan ini biasanya harus membutuhkan bantuan medis.

Tahap 4
Jerawat yang muncul sudah berubah menjadi pastules. Pada dasarnya pastules ini berisi nanah, terlihat meradang dan ada semacam tip putih. Jika sudah mencapai tahap ini, sebaiknya jerawat tidak dipencet sembarangan.

Tahap 5
Jika masalah kulit ini tidak terkendali, maka bisa memasuki tahap yang parah. Gumpalan (nodule) akan mulai muncul pada tahap ini. Pastules yang ada lebih berkembang di wajah yang berisi nanah, sel-sel kulit mati, sel darah putih, bakteri dan sebum. Gumpalan yang meradang ini bisa meluas ke bagian kulit yang lebih dalam dan menyebabkan rasa sakit. Jika sudah mencapai kulit yang dalam, maka bisa menyebabkan parut.

Tahap 6
Pada tahap ini kulit akan terlihat memerah dan darah bisa muncul dari jerawat ini jika timbul luka. Tahap ini mengakibatkan infeksi dan meningkatkan potensi jerawat berikutnya.

Tahap 7
Dalam tahap ini penggunaan obat diperlukan untuk membantu membersihkan semua gumpalan (bintil) dan jerawat yang mengandung nanah. Sebaiknya pengobatan ini dilakukan oleh seorang dermatolog agar jerawat lebih terkendali dan tidak berkembang lebih lanjut.

Tahap 8
Kondisi ini adalah salah satu tahapan penyembuhan jerawat yang mana seseorang bisa melihat bekas luka atau titik bekas jerawat. Untuk menghilangkannya diperlukan perawatan khusus terhadap bekas luka jerawat untuk menghindari jaringan parut permanen.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat yaitu fluktuasi hormon, kelenjar minyak yang terlalu aktif, keturunan, faktor musim, konsumsi kafein, merokok, kehamilan, faktor stres, kurangnya perawatan untuk kulit sehingga kulit kotor atau tidak bersih dan kulit yang berminyak sehingga kotoran mudah untuk menempel.

Laser Pointer Juga Bisa Merusak Retina Mata

Laser Pointer

Laser pointer seringkali digunakan untuk membantu seseorang saat mempresentasikan sesuatu. Tapi sebaiknya laser ini tidak diarahkan ke mata, karena bisa menyebabkan kerusakan retina.

Hal ini dikemukakan oleh dokter dari Royal Liverpool Hospital dan Manchester Eye Hospital. Kondisi ini didasari setelah petugas medis melakukan operasi terhadap seorang remaja yang matanya terkena sinar laser hingga menyebabkan luka bakar dan kerusakan retina. Pemeriksaan yang dilakukan terhadap remaja tersebut menunjukkan adanya scotomas atau bintik-bintik hitam di dalam penglihatannya.

Meskipun remaja tersebut masih bisa memiliki penglihatan yang normal, tapi ia berisiko terkena masalah dikemudian hari dalam kehidupannya sebagai akibat dari kerusakan retina.

"Cedera seperti ini biasanya disebabkan jika seseorang menggosok matanya secara persisten setelah matanya terkena sinar laser," ujar juru bicara dari Health Protection Agency, seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/6/2010).

Para ahli telah menyadari bahwa kerusakan retina ini bisa menyebabkan penglihatan yang abnormal akibat dari kekuatan tinggi sinar laser pointer. Jika disalah gunakan dengan menyinari mata seseorang meskipun dalam hitungan beberapa detik saja, sudah bisa menyebabkan kerusakan pada retina.

"Laser pointer itu seperti menipu. Sekilas alat ini tampak aman, tapi ternyata bisa sangat berbahaya karena memiliki berkas cahaya yang kuat sehingga intensitasnya pun tinggi," ujar Barbara McLaughlan, manajer kampanye dari Royal National Institute of Blind People.

Studi penelitian mengenai hal ini telah dipublikasikan dalam British Medical Journal.

Karenanya jangan sekali-kali menyoroti sinar laser ke arah mata meskipun tertulis bahwa laser tersebut memiliki daya hanya miliwatt saja. Hal ini karena laser memiliki sifat cahaya yang fokus, monokromatis serta koheren (searah dan saling menguatkan).

Perempuan Dua Kali Lebih Rentan Stres Karena Pengaruh Hormon

wanita stres

Jangan heran jika perempuan lebih cepat stres dan berubah mood (suasana hati) ketimbang laki-laki. Hal ini diperkuat dengan sebuah studi terbaru yang menemukan bahwa kejiwaan perempuan benar-benar dikendalikan oleh hormon.

Perempuan memang memiliki tingkat depresi, gangguan stres dan masalah kecemasan yang lebih tinggi ketimbang laki-laki. Tapi selama ini belum ada yang mampu menjelaskan perbedaan ini secara biologis.

Studi terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat dapat membantu menjelaskan perbedaan antara cara laki-laki dan perempuan mengendalikan emosi. Studi ini memfokuskan pada hormon stres yang disebut corticotropinreleasing factor (CRF).

CRF merupakan hormon yang membantu mengontrol reaksi tubuh terhadap stres. Selain itu, CRF juga dikenal memainkan peran dalam kondisi kejiwaan manusia.

"Peneliti telah mengetahui bahwa regulasi CRF terganggu pada gangguan jiwa yang berhubungan dengan stres, maka studi ini relevan sebagai alasan biologi," ujar Dr Rita Valentino, dari Rumah Sakit Anak Philadelphia yang memimpin studi, seperti dilansir dari Dailymail, Rabu (16/6/2010).

Dr Valentino juga menuturkan bahwa hal ini dapat menjelaskan mengapa perempuan dua kali lipat lebih rentan mengalami gangguan yang berhubungan dengan stres ketimbang laki-laki.

Dalam studi yang telah dilaporkan dalam jurnal Molecular Psychiatry ini, diketahui bahwa sel-sel otak perempuan sangat senang dengan dosis CRF yang terlalu rendah bagi laki-laki.

Hormon CRF lebih erat terikat pada protein stres sel-sel otak perempuan, sehingga membuatnya lebih sensitif terhadap dampak dari perubahan hormon tersebut. Sedangkan pada laki-laki, otak dapat mengurangi kadar protein, menghentikan hormon dari pengikatan dan mengurangi dampaknya terhadap otak.

"Peneliti farmakologi juga harus menyelidiki antagonis CRF yang digunakan sebagai obat untuk perawatan depresi. Pemberian obat mungkin harus mempertimbangkan perbedaan gender pada tingkat molekulnya," tambah Dr Valentino.

Ketika Tertawa Menjadi Gejala Penyakit

tertawa

Normalnya orang akan tertawa jika melihat atau mendengar sesuatu yang lucu. Tapi terkadang tertawa juga bisa menjadi petunjuk serius seperti gejala medis. Kapan tertawa bisa menjadi gejala suatu penyakit?

Selama ini diketahui bahwa tertawa merupakan tanda kebahagiaan dan juga bisa meningkatkan suasana hati seseorang menjadi lebih baik.

Namun jika seseorang tiba-tiba tertawa tanpa ada alasan yang jelas, memiliki gerakan berkedut atau tics dan terlihat sedikit bingung, maka mungkin saja tawa yang ditunjukkan merupakan salah satu gejala dari penyakit.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Selasa (22/6/2010) ketika seseorang tertawa tanpa disengaja dan berulang-ulang, ada kemungkinan orang tersebut mengalami tertawa patologis (pathological laughter).

Gejala ini merupakan tanda adanya kondisi medis yang mendasari dan biasanya mempengaruhi sistem saraf. Tertawa patologis ini tidak berhubungan dengan selera humor, kegembiraan atau ekspresi lain dari kebahagiaan.

Otak manusia bertindak sebagai cockpit dari sistem saraf manusia. Sistem saraf ini akan mengirimkan sinyal yang mengontrol tindakan tak disengaja seperti bernapas dan tindakan yang disengaja seperti berjalan atau tertawa.

Ketika sinyal ini kacau, misalnya karena ketidakseimbangan zat kimia, pertumbuhan otak yang abnormal atau cacat lahir, maka bisa menimbulkan tawa yang aneh.

Beberapa kondisi medis yang ditandai dengan gejala tertawa patologis, yaitu:

1. Pada tahun 2007 seorang gadis (3 tahun) di New York mengalami kejang yang tak biasa serta meringis dan tertawa selama kejang.

Dokter menemukan bahwa ia memiliki bentuk epilepsi langka yang menyebabkan tawa tak disengaja. Akhirnya dokter terpaksa melakukan operasi untuk menghilangkan tumor jinak di otak dan menyembuhkan tawa terpaksa tersebut.

2. Tumor otak atau kista juga bisa menyebabkan tertawa tak terkontrol dan memalukan.

3. Stroke akut juga bisa ditandai dengan tertawa patologis.

4. Sindrom Angelman, merupakan kelainan kromosom langka yang mempengaruhi sistem saraf.
Orang dengan kondisi ini biasanya tidak dapat berbicara dan selalu menunjukkan sikap senang dengan sering tersenyum dan tertawa. Hal ini karena ada rangsangan meningkat di bagian otak yang mengendalikan kebahagiaan.

5. Sindrom Tourette
Merupakan gangguan neurobiologis yang menyebabkan kombinasi antara tics dan suara yang keras. Gejala lainnya adalah orang ini bisa saja tertawa tanpa ada sebabnya.

6. Penyalahgunaan narkoba atau kecanduan kimia.
Pada dua kondisi ini tertawa yang terjadi akibat adanya kerusakan dalam perjalanan mentransmisikan sinyal sistem saraf.

7. Demensia dan kecemasan juga bisa menyebabkan tawa yang abnormal.

Bad Mood Bisa Ganggu Penglihatan

Bad Mood

Mata merupakan jendela hati yang dapat menggambarkan suasana hati seseorang. Sebaliknya, perasaan terutama bad mood juga bisa mempengaruhi kesehatan mata seperti yang terungkap dalam sebuah penelitian.

Mood atau suasana hati merupakan gambaran dari kondisi emosional. Good mood dan bad mood yang bisa berlangsung selama berjam-jam atau lebih, juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang, salah satunya kesehatan mata.

Seperti dilansir dari GeniusBeauty, Rabu (16/6/2010), hal ini disampaikan oleh ilmuwan Kanada yang menemukan bahwa kualitas penglihatan dapat dipengaruhi oleh perasaan atau suasana hati.

Temuan yang telah diterbitkan dalam Psychological Science ini menemukan bahwa orang dengan perasaan positif (good mood) dapat melihat detail gambar dengan lebih baik, dengan kata lain bad mood atau suasana hati negatif dapat mengganggu penglihatan.

Penelitian ini awalnya dirintis oleh ilmuwan Amerika Serikat. Ilmuwan menguji penglihatan partisipan yang bermata normal dengan menggunakan diagram uji penglihatan tradisional, kemudian menggunakan grafik terbalik yang mana huruf abjad diatur mundur, dari kecil ke besar.

Sebelumnya, partisipan juga diminta menjawab beberapa pertanyaan yang dapat menggambarkan kondisi emosionalnya.

Partisipan dengan penglihatan tajam dapat melihat grafik secara terbalik. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan dengan kondisi emosional paling baiklah yang dapat melihat objek paling detail.

Penulis penelitian menyimpulkan bahwa persepsi informasi visual secara langsung bergantung pada bagaimana lingkungan yang tidak biasa mempengaruhi suasana hati. Ketika seseorang menemukan dirinya dalam situasi yang sedang baik dan suasana hati positif alias good mood, maka otak menginstruksikan mata untuk melihat dengan lebih baik.

Kondisi Kesehatan yang Memicu Kecelakaan Lalu Lintas

kecelakaan

Beberapa kondisi kesehatan bisa memicu kecelakaan lalu litas. Mulai dari epilepsi yang diduga dialami pelaku penyerempetan terhadap peserta gerak jalan PDIP Minggu (20/6/2010) lalu, hingga masalah tulang dan persendian.

Penyerempetan terhadap peserta gerak jalan PDIP bukan satu-satunya kasus yang melibatkan pengemudi yang diduga punya masalah kesehatan. Misalnya pada beberapa kecelakaan yang pernah diberitakan, pengemudi mengalami serangan jantung dan meninggal di dalam mobil.

Oleh karenanya, penting untuk diketahui kondisi apa saja yang bisa membahayakan seorang pengemudi kendaraan bermotor. Berikut ini adalah beberapa di antaranya, dikutip dari Yourdrivinglicence dan RTA NSW, Senin (21/6/2010).

Arthritis
Masalah tulang dan persendian dapat menghambat aktivitas fisik selama berkendara. Mulai dari yang paling ringan seperti sekedar menoleh untuk melihat lalu lintas dari samping, hingga menekan pedal rem sambil membanting setir dalam kondisi darurat.

Gangguan penglihatan
Mata sehat merupakan salah satu komponen paling dibutuhkan saat berkendara. Tidak hanya untuk melihat lalu lintas dan berbagai rintangan di depan, melainkan juga untuk mengenali rambu-rambu lalu lintas sekalipun dari jarak yang cukup jauh. Mata seorang pengendara juga dituntut untuk bisa membedakan warna lampu lalu lintas.

Gangguan pendengaran
Saat berkendara, ketajaman telinga tak kalah pentingnya dari mata sebab ada beberapa isyarat bunyi yang harus dikenali saat berkendara. Di antaranya adalah peluit petugas, sirine kendaraan tertentu, serta klakson dari kendaraan lainnya.

Diabetes
Banyak pengidap diabetes bisa mengemudi dengan baik tanpa ada masalah, selama kondisinya tertangani dengan baik. Namun bagi pengidap diabetes yang tergantung insulin, lupa menyuntik menyuntik bisa memicu kolaps saat berkendara sehingga menyebabkan kecelakaan.

Kondisi neurologis
Salah satu kondisi neurologis (saraf) yang membahayakan seseorang saat mengemudi adalah epilepsi. Gangguan ini bisa kambuh sewaktu-waktu, dan menyebabkan kejang hingga kehilangan kesadaran. Beberapa negara memperbolehkan penderita epilepsi untuk mengemudi dengan beberapa kententuan khusus, misalnya tidak pernah kambuh dalam periode tertentu.

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular)
Gangguan seperti takikardi (berdebar-debar), angina, hingga penyempitan pembuluh arteri harus diwaspadai saat mengendarai kendaraan bermotor. Apabila terjadi komplikasi yang lebih parah misalnya serangan jantung maupun stroke, maka risiko terjadinya kecelakaan akan sangat tinggi.

Kondisi mental
Meski tidak sampai menyebabkan hilangnya kesadaran, beberapa gangguan mental dan kejiwaan juga membahayakan seseorang saat mengemudikan kendaraan bermotor. Misalnya stres, depresi, kesulitan untuk mengingat, gelisah dan kebingungan. Gangguan mental dan kejiwaan tersebut bisa bersifat sementara maupun permanen.

Kondisi khusus
Keselamatan berkendara juga bisa dipengaruhi oleh kondisi tertentu yang sifatnya sementara. Seseorang yang mengalami patah tulang atau berada di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bermotor hingga kondisi tersebut teratasi.

Infeksi Akibat Sikat Gigi

Sikat Gigi

Sikat gigi berguna untuk membersihkan gigi dari berbagai bakteri atau sisa-sisa makanan. Tapi jika alat ini tidak dijaga kebersihannya bisa saja menimbulkan infeksi.

Tanpa disadari, sebenarnya banyak bakteri, jamur dan virus yang bisa menetap pada sikat gigi. Jika sikat gigi yang terkontaminasi ini digunakan, maka mikroorganisme tersebut dapat menginfeksi mulut dan gigi.

Karena sikat gigi berfungsi untuk menghilangkan plak dan kotoran lain dari gigi, maka sikat gigi menjadi barang yang rentan terkontaminasi bakteri, darah dan sisa-sisa kotoran di mulut.

Seperti dikutip dari Dentalresource.org, Senin (28/6/2010) ada beberapa mikroorganisme yang bisa saja tersisa di sikat gigi dan mengkontaminasi, yaitu:

  1. Mutans streptococcus, merupakan bakteri utama yang bisa menyebabkan karies gigi.

  2. Beta-hemolytic streptococcus, merupakan bakteri utama yang menyebabkan radang tenggorokan akibat Streptococcus (pharyngotonsillitis).

  3. Candida albicans, merupakan jamur yang bisa menyebabkan sariawan pada bayi.

  4. Coliform bacteria, bakteri ini biasa terdapat di kamar mandi dan bisa menginfeksi.

  5. Herpes simplex virus, merupakan virus yang bisa menyebabkan cold sores.


Sebagian besar masyarakat bisa berisiko terkena infeksi dari mikroorganisme yang mengkontaminasi sikat gigi. Orang yang paling berisko terkena infeksi sikat gigi adalah:

  1. Orang yang memiliki infeksi di oral

  2. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu

  3. Orang yang sedang menjalani kemoterapi, transplantasi tulang sumsum atau organ lainnya.


Untuk mencegah kontaminasi dari mikroorganisme ini disarankan:

  1. Mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali.

  2. Anak-anak atau orang dewasa yang habis sakit sebaiknya mengganti sikat giginya untuk mencegah infeksi berulang. Membilas sikat gigi dengan air hangat yang mengalir sebelum dan setelah digunakan

  3. Meletakkan sikat gigi ditempat yang tinggi serta jangan menyimpan sikat gigi di tempat yang lembab.


American Dental Association (ADA) memberikan kriteria penting dalam memilih sikat gigi yaitu:

  1. Ukuran dan kemampuannya untuk mencapai semua area mulut.

  2. Sebaiknya memilih sikat gigi yang memiliki kepala sikat kecil dengan bulu yang lembut atau setengah lembut, karena sikat gigi ini bisa bekerja dengan baik untuk menghilangkan plak dan bakteri.

  3. Hindari sikat gigi dengan bulu yang keras

  4. Hindari cara menyikat gigi yang salah misalnya terlalu keras, karena bisa merusak enamel gigi dan juga gusi yang dapat memicu infeksi.

Senin, 23 Mei 2011

Akibat Tak Cuci Tangan Setelah Pipis dan BAB

cuci tangan

Tak sedikit orang yang lupa mencuci tangan setelah buang air kecil dan besar di kamar mandi. Padahal, banyak sekali penyakit yang bisa datang bila Anda tak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi.

Bakteri, virus, jamur dan penyakit parasit bisa terdapat pada kulit dan lendir, darah dan cairan tubuh lainnya. Beberapa kuman yang ditransfer melalui inhalasi dan lainnya bisa diperoleh dengan sentuhan.

Penularan penyakit fecal-oral (kotoran ke mulut) terjadi ketika orang yang terinfeksi tidak mencuci tangan dengan teknik yang baik, yaitu dengan menggunakan sabun dan air, yang kemudian langsung menyentuh makanan.

Dilansir dari LiveStrong, Kamis (22/7/2010), mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi dapat secara signifikan mengurangi transmisi penyakit-penyakit berikut:

1. Flu Singapura atau Hand Foot and Mouth Disease (HFMD)

Flu Singapura disebabkan oleh virus coxsackie dan enterovirus. Penyakit ini menyerupai flu yang disertai dengan terbentuknya lesi vesikular (bintil berisi cairan) di sekitar tangan, kaki, dan mulut. Virus ini menyebar dengan memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan konten feces.

2. Hepatitis A

Hepatitis A merupakan infeksi virus yang menyerang hati dan sangat menular. Gejalanya seperti kelelahan, kulit menguning, urine gelap, mual dan muntah. Penularan hepatitis A terjadi ketika seseorang terinfeksi virus tidak hati-hati mencuci tangannya setelah menggunakan kamar mandi, kemudian mengolah makanan yang dikonsumsi oleh orang lain.

3. Shigellosis

Shigellosis adalah infeksi bakteri dengan gejala diare berair, kram perut dan demam. Kadang penyakit ini berkembang menjadi disentri, tinja berisi lendir, darah dan nanah. Shigellosis menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain dengan memakan makanan yang terkontaminasi oleh orang terinfeksi yang tidak cuci tangan setelah dari kamar mandi.

4. Giardiasis
Giardiasis adalah penyakit parasit usus dengan gejala seperti perut berisi gas, kram dan diare. Giardiasis menyebar dengan mudah dengan minum air yang terinfeksi dari sumber yang tidak diobati atau melalui kontak tangan ke feces.

Melamun Bisa Menghilangkan Memori

melamun

Setiap orang pasti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Jangan kebanyakan melamun karena melamun dapat membuat orang kehilangan sebagian dari memorinya.

Pernahkah Anda mengalami kesulitan untuk mengingat peristiwa sebelum Anda melamun? Jika iya, maka itu adalah normal.

Penelitian terbaru menemukan bahwa melamun atau termenung sambil pikiran melayang ke mana-mana, dapat menyebabkan hilangnya sebagian memori, khususnya memori sebelum seseorang mulai melamun. Semakin jauh pikiran melayang saat melamun, maka hilangnya memori akan semakin parah.

Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa berpikir tentang sesuatu yang lain, baik melamun atau pikiran berkelana (mind-wandering), dapat memblokir akses ke kenangan atau memori masa lalu.

Dalam penelitian yang baru, ilmuwan menyelidiki beberapa partisipan. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama diminta untuk melihat daftar kata yang muncul di layar komputer, satu per satu. Kemudian partisipan diminta untuk melamun, memikirkan tentang kejadian yang menarik baginya. Selanjutnya, partisipan kelompok kedua hanya diminta untuk melihat daftar kata-kata, tanpa melamun.

Pada akhir tes, kedua kelompok partisipan diminta mengingat kembali sebanyak mungkin kata-kata apa saja yang dilihatnya dari daftar tadi.

Hasilnya, kelompok yang diminta untuk melamun hanya mengikat sedikit kata dibandingkan dengan kelompok yang tidak melamun. Ini menunjukkan bahwa melamun dapat menghilangkan sebagian memori yang baru saja diperoleh.

Studi ini telah diterbitkan dalam Psychological Science, sebuah jurnal dari Association for Psychological Science.

"Melamun dapat membuat Anda merasa berada dalam situasi yang berbeda, karena Anda tidak dapat mengingat kejadian yang terjadi sebelum Anda melamun," ujar Peter F. Delaney dari Universitas of North Carolina di Greensboro, seperti dilansir dari Psychcentral, Jumat (30/7/2010)

Kenapa Tanpa Sadar Orang Sering Bersenandung?

nyanyi

Saat di jalan, dalam kendaraan atau sedang bekerja orang kadang tak sadar sedang menyanyikan sebuah lagu. Kenapa sebuah lagu bisa terekam di kepala dan dinyanyikan tanpa disadari?

Para ahli menuturkan kondisi ini disebut dengan earworms (atau ohrwurms dalam bahasa Jerman). Kondisi ini bukan berarti ada parasit yang masuk ke dalam telinga.

Tapi karena lagu tersebut telah terjebak di kepala seseorang sehingga menyebabkan 'cognitive itch' atau 'brain itch', yaitu suatu kebutuhan untuk mengisi celah di dalam otak oleh irama lagu.

Dikutip dari Howstuffworks, Selasa (3/8/2010) ketika seseorang mendengarkan lagu, maka akan memicu bagian dari otak yang disebut dengan auditory cortex (korteks pendengaran).

Peneliti dari Dartmouth University menemukan bahwa ketika seseorang mendengarkan sebuah lagu, maka secara otomatis korteks pendengaran akan terisi dengan lagu tersebut. Dengan kata lain otak akan terus menyanyi hingga lagu tersebut berakhir.

Semakin sering lagu tersebut di dengar, maka lagu ini akan berulang-ulang di putar di dalam pikiran seseorang. Nantinya lagu ini akan terjebak di dalam kepala seseorang, sehingga tanpa disadari seseorang akan menyanyikan lagu tersebut.

Semakin orang berusaha untuk tidak memikirkan lagu tersebut, maka akan semakin sulit lagu tersebut dikeluarkan dari kepala. Contohnya seseorang tiba-tiba sadar, 'Kok nyanyi lagu ini sih, nggak mau ah'. Tapi semakin tidak ingin menyanyikan lagu itu semakin sulit lagu itu keluar dari otak.

Beberapa ahli lainnya menuturkan bahwa earworms adalah salah satu cara untuk menjaga agar otak tetap sibuk. Kondisi ini juga dikenal dengan nama 'repetunitis' hingga 'melodymania'.

James Kellaris dari University of Cincinnati College yang pernah melakukan penelitian tentang earworms dan brain itch menuturkan bahwa kaum perempuan, musisi, orang yang memiliki gangguan saraf serta orang yang lelah dan stres adalah kelompok yang paling rentan terkena earworms.

Pada umumnya lagu dengan melodi yang sederhana, ceria, menarik atau berulang cenderung lebih mudah terjebak di dalam kepala seseorang. Sekitar 74 persen seseorang terjebak oleh sebuah lirik lagu, sekitar 15 persen terjebak oleh jingle iklan dan 11 persen terjebak oleh lagu-lagu instrumen.

Sebagian besar earworms bisa hilang dengan sendirinya, tapi jika lagu tersebut sudah sangat mengganggu pikiran seseorang ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk menghilangkannya dari dalam kepala, yaitu:

  1. Cobalah untuk menyanyikan lagu atau memainkan melodi lain dengan menggunakan instrumen.

  2. Beralihlah ke aktivitas lain yang bisa membuat seseorang menjadi sibuk, sehingga pikirannya tidak tertuju pada sebuah lagu.

  3. Usahakan untuk mendengarkan beberapa jenis lagu.

  4. Cobalah untuk menyalakan radio sehingga seseorang tidak hanya mendengarkan satu lagu yang sama secara terus menerus.

Efek Psikologis Jika Penghasilan Suami Lebih Rendah

stres

Laki-laki yang memperoleh penghasilan lebih kecil dari istrinya biasanya mengalami tekanan psikologis berupa rasa sakit secara emosi. Sebuah penelitian menunjukkan laki-laki yang secara finansial tergantung pada istrinya lebih memungkinkan untuk melakukan selingkuh.

Pria lima kali lebih mungkin untuk melakukan penipuan atau perselingkuhan jika penghasilannya di bawah istri. Para peneliti percaya bahwa beberapa laki-laki ini berusaha mencari orang lain untuk mengimbangi rasa sakit emosional karena merasa hilangnya status sebagai pencari nafkah.

Sebuah studi kontroversial lainnya pernah dilakukan oleh peneliti dari Cornell University yang menunjukkan bahwa adanya kesenjangan penghasilan antara laki-laki dengan perempuan memungkinkan terjadinya ketidakstabilan pada pernikahannya.

Peneliti mengungkapkan bahwa rahasia hubungan yang setia dan abadi adalah perempuan memiliki penghasilan yang 25 persen lebih kecil dibandingkan dengan suaminya. Hal ini akan mempersempit kesenjangan dan lebih memungkinkan bagi seseorang untuk menjadi setia.

Tapi laki-laki yang memiliki penghasilan jauh lebih tinggi dibandingkan istrinya, juga memungkinkan bagi laki-laki tersebut untuk melakukan perselingkuhan atau memiliki istri lagi.

"Pada satu sisi laki-laki yang memiliki penghasilan kurang dari istrinya dapat mengancam identitas gender laki-laki sebagai pencari nafkah. Tapi di sisi lain laki-laki yang memiliki penghasilan lebih tinggi juga memungkinkan untuk melakukan kecurangan atau perselingkuhan," ujar sosiolog yang menjadi ketua penelitian ini, Christin Munsch, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (18/8/2010).

Munsch menambahkan bahwa orang-orang yang melakukan perselingkuhan kemungkinan disebabkan adanya perasaan tidak bahagia. Hal inilah yang mendorong seseorang untuk mencari kebahagiaan lain dengan orang lain.

Namun perselingkuhan yang terjadi bisa memberikan dampak buruk bagi anak-anak dari pasangan, karena anak-anak butuh sosok panutan dari orangtuanya. Kondisi ini tentu saja bisa berdampak terhadap perkembangan psikologis si anak.

Kondisi ini juga bisa berdampak terhadap kesehatan pasangan tersebut, seperti menyebabkan stres, depresi atau yang paling parah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi menular seksual.

Kenapa Gugup Bikin Sakit Perut?

gugup

Sebagian besar orang pasti pernah merasakan sakit perut saat sedang gugup, panik atau stres ketika mau tampil di muka umum atau menjelang wawancara penting. Kenapa kondisi tersebut bisa memicu sakit perut?

Kebanyakan orang yang mengalami stres secara harfiah juga merasakannya di dalam usus. Seperti dijelaskan dalam Harvard Mental Health Letter pada Agustus 2010, bahwa ada sistem saraf informal yang dikenal sebagai 'brain-gut axis' atau sumbu otak-usus diduga sebagai penyebabnya.

Pada dasarnya otak berinteraksi dengan seluruh tubuh melalui sistem saraf yang memiliki beberapa komponen utama. Salah satunya adalah sistem saraf enterik yang membantu mengatur proses pencernaan.

Dikutip dari Health.harvard.edu, Sabtu (21/8/2010) saat tubuh mengalami stres, gugup atau panik, maka proses pencernaan akan melambat atau berhenti sama sekali. Sehingga tubuh dapat memfokuskan seluruh energi internal untuk menghadapi ancaman atau gangguan psikologis tersebut. Gangguan proses pencernaan inilah yang menyebabkan timbulnya sakit perut.

Identifikasi penyebab sakit perut ini akan dikenal dengan nama perut gugup (nervous stomach). Nervous stomach adalah sumber dari adanya gangguan pada perut yang bisa disebabkan oleh stres atau gugup.

Seseorang yang sedang merasa tertekan baik oleh stres, panik atau gugup, maka otak akan melepaskan asam lebih banyak ke dalam perut. Hal inilah yang mempengaruhi adanya gangguan pada perut seperti sakit perut, perut merasa kembung, bersendawa, perut terasa perih, tiba-tiba merasa ingin buang air besar atau kecil, mual dan juga mulas.

Nervous stomach
tidak bisa dikategorikan sebagai penyakit tertentu. Karena pada umumnya dokter akan menggunakan istilah ini setelah pemeriksaan diagnostik tidak bisa mengungkap apa penyebabnya dan juga setelah menyingkirkan kemungkinan-kemungkinan lain.

Kondisi ini ternyata juga bisa dialami oleh anak-anak, misalnya saat anak merasa adanya tekanan dari teman sebaya atau dalam hal akademisnya seperti ketika ujian sekolah.

Dr Michael Miller selaku editor dari Harvard Mental Health Letter menjelaskan bahwa beberapa intervensi psikologis bisa dilakukan untuk mengurasi sakit perut akibat stres.

Terapi perilaku kognitif untuk mengubah stres dan merangsang pemikiran, teknik relaksasi yang diarahkan untuk menenangkan tubuh dan usus serta pikiran positif.bagai penyebabnya.