Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

Koala Miliki Pola Sidik Jari Mirip Manusia



Apa mimpi buruk terburuk para penyelidik forensik? Mimpi buruk itu adalah menyeliki kejahatan di kandang koala. Kenapa?

Kejahatan di kandang koala kebun binatang mungkin akan mengacaukan upaya penyelidikan detektif terbaik sekali pun. Mengapa? Karena koala, marsupial berukuran boneka yang memanjat pohon dengan bayinya di punggung itu memiliki sidik jari yang hampir identik manusia.

Bahkan, analisa yang dilakukan menggunakan mikroskop pun sulit membedakan tonjolan berputar-putar manusia dan koala. Koala bukanlah satu-satunya selain manusia yang memiliki sidik jari. Kerabat manusia lainnya seperti simpanse dan gorila juga memiliki sidik jari.

Hal luar biasa mengenai sidik jari koala adalah, nampaknya koala berevolusi secara independen. Pada pohon evolusi kehidupan, nenek moyang primata dan marsupial koala modern bercabang 70 juta tahun silam.

Ilmuwan mengira, ujung jari koala memiliki fitur yang lebih banyak berkembang dalam sejarah evolusioner. Pasalnya, sebagian besar kerabat dekat koala, seperti wombat dan kanguru, tak mengalami hal sama.

Selama berabad-abad, ahli anatomi berdebat pada tujuan keberadaan sidik jari. Menurut tim ahli anatomi University of Adelaide Australia yang menemukan sidik jari koala pada 1996, sidik koala mungkin membantu menjelaskan tujuan fitur itu. Petunjuknya terletak pada cara menggenggam.

“Koala mencari makan dengan memanjat secara vertikal ke cabang kecil pohon kayu putih, menjangkaunya, menggenggam segenggam daun dan membawanya ke mulut,” papar para peneliti.

Karenanya, sidik jari dapat dijelaskan sebagai adaptasi biomekanik untuk menggenggam. Hal ini menghasilkan pengaruh mekanik pada kulit. Kekuatan ini harus tepat dirasakan untuk mengontrol gerak dan tekanan statis, makanya permukaan kulit yang terorganisasi sangat dibutuhkan. Genggaman manusia, simpanse, dan koala membantu membentuk sidik jari pada jari-jari mereka.

Minggu, 12 Juni 2011

Kaos Bercorak Wajah Hewan



















5 Hewan yang Punya Senjata Tajam Sebagai Perisai Diri

Mempunyai alat pertahanan diri adalah hal yang wajib di dunia hewan. Alat pertahanan berfungsi melindungi diri dari musuh, pesaing maupun predator. Dengan duri-duri yang tajam tentulah akan menjadi hal yang mustahil bagi predator untuk menyerang dan memangsa hewan-hewan ini, apabila dipaksakan para predator hanya akan mendapatkan luka akibat duri-duri tersebut.

Berikut daftar 5 hewan yang menggunakan sistem pertahanan ini:


5. Ekidna


http://hermawayne.blogspot.com


Ekidna (Tachyglossus aculeatus) adalah mamalia sebesar kelinci yang seluruh tubuhnya dilapisi oleh duri. Mereka hidup di hutan-hutan Australia dan Papua Nugini. Ekidna memiliki moncong yang panjang dan kuku yang besar untuk memudahkan mereka dalam menggali tanah. Sistem pertahanan Ekidna sendiri adalah ekidna memiliki hingga 5000 duri dan 2000 sensor medan listrik pada tubuhnya, sungguh pertahanan yang sangat kuat dan sulit ditembus. Dapat dilihat ekidna memiliki perlindungan ideal untuk melindungi dirinya dari ancaman.


4. Ikan Buntal


http://hermawayne.blogspot.com


Ikan Buntal (Diodon nichthemerus) adalah hewan dengan ukuran sedang untuk ukuran ikan. Ikan ini memiliki kemampuan mengembangkan tubuh beserta duri-duri yang melindunginya ketika terancam. Pertama-tama ikan ini akan menyerap air di sekitarnya untuk mengembangkan tubuhnya hingga mencapai 2 kali besar aslinya, kemudian ikan ini menegakkan duri-durinya sebagai upaya perlindungan dari sergapan predator.


3. Kadal Armadillo


http://hermawayne.blogspot.com


Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) adalah hewan yang berasal dari Afrika dan Madagaskar. Kulit hewan ini sangat keras dan menyerupai duri. Kadal armadillo melindungi dirinya dengan cara menggulungkan badannya dan menggigit ekornya hingga membentuk lingkaran sebagai sistem pertahanan yang aman dari gangguan para predator.


2. Ikan Singa


http://hermawayne.blogspot.com


Ikan Singa (Pterois antennata) adalah ikan beracun yang berasal dari perairan Indo-Pasific. Ikan ini melindungi dirinya dengan kombinasi antara duri-duri tajam di tubuhnya dan racun yang terkandung di dalam tubuhnya. Apabila terkena racunnya, maka akan sangat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terkena racunnya, bahkan untuk manusia.


1. Landak


http://hermawayne.blogspot.com


Siapa yang tidak mengetahui dan mengenal landak, tubuh hewan ini seluruhnya ditutupi oleh duri-duri tajam sepanjang 63-91 cm yang membuatnya sangat sulit untuk diserang oleh predator maupun hewan lain. Landak adalah hewan yang melindungi dirinya dengan cara mengandalkan duri-durinya baik saat siap maupun tidak siap. Menjadikan hewan ini berada di peringkat 1 dalam daftar ini.

5 Hewan yang Memiliki Senjata Tajam Sebagai Perisai Diri

Mempunyai alat pertahanan diri adalah hal yang wajib di dunia hewan. Alat pertahanan berfungsi melindungi diri dari musuh, pesaing maupun predator.

Dengan duri-duri yang tajam tentulah akan menjadi hal yang mustahil bagi predator untuk menyerang dan memangsa hewan-hewan ini, apabila dipaksakan para predator hanya akan mendapatkan luka akibat duri-duri tersebut.

Berikut daftar 5 hewan yang menggunakan sistem pertahanan ini.

5. Ekidna

Ekidna (Tachyglossus aculeatus) adalah mamalia sebesar kelinci yang seluruh tubuhnya dilapisi oleh duri. Mereka hidup di hutan-hutan Australia dan Papua Nugini.



Ekidna memiliki moncong yang panjang dan kuku yang besar untuk memudahkan mereka dalam menggali tanah.

Sistem pertahanan Ekidna adalah dengan duri-duri yang dimilikinya hingga 5000 duri dan 2000 sensor medan listrik pada tubuhnya, sungguh pertahanan yang sangat kuat dan sulit ditembus.

Dapat dilihat ekidna memiliki perlindungan ideal untuk melindungi dirinya dari ancaman.

4. Ikan Buntal

Ikan Buntal (Diodon nichthemerus) adalah hewan dengan ukuran sedang untuk ukuran ikan. Ikan ini memiliki kemampuan mengembangkan tubuh beserta duri-duri yang melindunginya ketika terancam.



Pertama-tama ikan ini akan menyerap air di sekitarnya untuk mengembangkan tubuhnya hingga mencapai 2 kali besar aslinya, kemudian ikan ini menegakkan duri-durinya sebagai upaya perlindungan dari sergapan predator.

3. Kadal Armadillo

Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) adalah hewan yang berasal dari Afrika dan Madagaskar. Kulit hewan ini sangat keras dan menyerupai duri.



Kadal armadillo melindungi dirinya dengan cara menggulungkan badannya dan menggigit ekornya hingga membentuk lingkaran sebagai sistem pertahanan yang aman dari gangguan para predator.

2. Ikan Singa

Ikan Singa (Pterois antennata) adalah ikan beracun yang berasal dari perairan Indo-Pasific. Ikan ini melindungi dirinya dengan kombinasi antara duri-duri tajam di tubuhnya dan racun yang terkandung di dalam tubuhnya.



Apabila terkena racunnya, maka akan sangat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terkena racunnya, bahkan untuk manusia.

1. Landak

Siapa yang tidak mengetahui dan mengenal landak, tubuh hewan ini seluruhnya ditutupi oleh duri-duri tajam sepanjang 63-91 cm yang membuatnya sangat sulit untuk diserang oleh predator maupun hewan lain.



Landak adalah hewan yang melindungi dirinya dengan cara mengandalkan duri-durinya baik saat siap maupun tidak siap. Menjadikan hewan ini berada di peringkat 1 dalam daftar ini.

10 Hewan Terlangka Di Dunia

1. The Pinta Island tortoise



Adanya di kepulauan pinta. Msuk dalam spesies Giant Galapagos Turtoise. Paling langka di dunia soalnya tinggal 1 doang yang masih hidup, which is gak bias berkembang biak lagi.

2. Baiji (Yangtze River Dolphin)



Cuma ada 10 dari binatang ini. Adanya di Cina. Aneh yah lumba – lumba nya

3. The Vancouver Island Marmot



Adanya di Vancouver Island, di British Columbia. Tinggal tersisa 75 ekor doang. Tapi udah berhasil dikembang biakan menjadi sekitar 150 ekor dan sekitar 44 yang baru lahir.

4. Seychelles Sheath-tailed Bat



Tinggal di Madagascar, Cuma ada kurang dari 100 ekor di dunia. Tapi para ahli masih berusaha buat ngembangin lagi.

5. Javan Rhino



BADAK JAWADari 60 yang diketahui, tempat tinggalnya Cuma ada 2 di jawa ( Indonesia) sama di Vietnam. Nih badak masih sering diburu di Malaysia, Sumatra, India buat diambil culanya.

6. Hispid hare



Biasa disebut "Bristly Rabbit" bias ditemukan di Himalaya, Nepal, Bengal, and Assam. Cuma bias ditemukan sekitar 110 ekor di dunia.

7. Northern Hairy-nosed Wombat



Gw sendiri gak tau ni binatang apa. Bisa ditemukan di New South Wales and Victoria (Ausi ) tapi sekarang Cuma bias ditemukan di taman nasional dekat Epping Forest Station di Queensland. Cuma ditemukan sekitar 113 ekor doang.

8. Tamaraw (Dwarf Water Buffalo)



Ditemukan di Philippines. Lucu yah ni kerbau, liat kupingnya deh. Pertama kali dinyatakan terancam punah tahun 2000. kini tinggal tersisa sekitar 30 – 200 ekor. Masih sering diburu sama pemburu liar.

9. Iberian Lynx



The Lynx. Ini kucing, bukan singa. Sesuai namanya, nih kucing adanya di Iberian ( kalo gak salah di spanyol). Cuma sekarang biasa ditemukan hanya di Andalusia. Kebanyakan mati karena kena perangkap, yang sebenarnya digunakan buat nangkap hewan buruan kayak kelinci. Cuma ada 100, turun dari 400 saat tahun 2000.

10. Red Wolf



Serigala ini masih sodaraan sama gray wolf, tapi ukurannya lebih kecil. Sekarang tempat tinggal mereka ada di timur laut North Carolina. Tinggal 20 ekor red wolves murni ditemukan tahun 1980, tapi sekarang sudah berkembang lebih dari 200 ekor.

10 Migrasi Hewan di Dunia yang Paling Extreme

Sejumlah satwa melakukan migrasi mengagumkan dan kerap misterius dalam mencari sumber makanan, pasangan hidup, dan tempat terbaik untuk membesarkan keluarga. Dari kesemuanya, ada hewan yang berekspedisi hanya berjarak beberapa inci dari rumahnya dan terdapat pula yang menempuh jarak ribuan kilometer. Berikut adalah daftar sepuluh migrasi hewan versi Livescience.

1. Tonggeret



Setelah menghabiskan 17 tahun di dalam tanah, serangga bersuara nyaring, tonggeret akan bermigrasi menuju dunia luar untuk berkumpul bersama, bernyanyi, dan kawin. Penampilan mereka yang sinkron, efektif menjauhkan tonggeret dari pemangsa selama lima minggu kehidupan dewasanya. Jarak migrasi tonggeret beragam, mulai dari beberapa inci hingga ribuan kilometer.

2. Lemming



Hewan pengerat mirip hamster dan tikus ini akan melakukan migrasi dengan kecepatan tinggi dari habitat asalnya, Kutub Utara. Sejumlah ilmuwan mengatakan penyebab migrasi besar-besaran ini terjadi karena populasi lemming membludak tanpa diiringi oleh persediaan pangan yang cukup. Lemming dapat bergerak sejauh 16 kilometer dalam satu hari.

3. Wildebeests



Hewan herbivora ini akan melakukan apa saja demi menemukan padang rumput yang lebih hijau. Serengeti wildebeest beserta zebra dan rusa mampu berkelana ratusan kilometer dalam sebuah rombongan untuk menghindari musim kering di Tanzania dan Kenya.

4. Kura-kura Hijau



Insting keibuan seekor kura-kura hijau memaksanya kembali ke tempat kelahiran untuk memulai kehidupan dengan keluarganya. Kura-kura hijau yang sedang hamil dapat berenang ribuan kilometer dari tempat berkembangbiak di Brasil menuju lautan Atlantik Selatan ke pulau Ascension.

5. Salmon



Setelah menghabiskan bertahun-tahun di lautan, ikan salmon akan kembali ke tempat kelahirannya di wilayah sungai air tawar untuk berkembangbiak dan mati. Demi mencapai tujuan, mereka rela berenang melawan arus deras sejauh ratusan kilometer, walaupun itu berarti tiba dalam keadaan menyedihkan.

6. Hummingbird Berleher Rubi



Sebelum terbang sejauh 804 kilometer menuju Amerika Pusat, burung hummingbird berleher rubi akan hinggap di bunga, memakan serangga, dan menghisap getah pohon. Burung yang memiliki kepakan supercepat ini akan mengkonsumsi dua gram lemak, hampir dua kali bobot tubuhnya untuk melakukan perjalanan tanpa henti dari Amerika Utara melintasi teluk Meksiko.

7. Kupu-kupu Monarch



Migrasi jarak jauh adalah ciri khas dari kupu-kupu Monarch. Setiap musim semi, ribuan kupu-kupu bersayap lebar ini terbang ke barat menuju California dan Mexico. Sedangkan pada musim panas, kupu-kupu Monarch berekspedisi sejauh 4828 kilometer melalui AS dan Kanada. Hingga kini, kekompakan kupu-kupu Monarch dalam bermigrasi masih menjadi misteri bagi kaum ilmuwan.

8. Bangau Whooping



Burung berkaki panjang yang satu ini terancam kepunahan. Para ilmuwan telah melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan spesies ini, termasuk mengajarkan pelajaran terbang. Dengan menggunakan mesin ultraringan menyerupai bangau dengan pengendali jarak jauh, bangau whooping dituntun menuju daerah perlindungan di selatan.

9. Belut Air Tawar



Belut yang satu ini sudah siap semenjak lahir untuk menghadapi kerasnya kehidupan di air. Setelah menetas di laut Sargasso, belut ini berenang menuju sejumlah sungai berair tawar di Inggris dan di pesisir timur Amerika Utara. Dalam perjalanan, ginjal mereka akan beradaptasi terhadap tingkat salinitas air. Saat tiba waktu untuk meletakan telur, ginjal belut air tawar akan kembali ke kondisi semula.

10. Paus Punggung Bungkuk



Humpback Whale atau paus punggung bungkuk mempertahankan rekor sebagai hewan yang berkelana dalam jarak terjauh di dunia. Beberapa kawanan paus berbobot 36.000 kilogram menghabiskan waktunya mengkonsumsi berton-ton makanan di semenanjung arktik. Saat musim dingin, mereka akan berenang sejauh 8046 kilometer menuju tempat berkembangbiak di dekat Kolombia dan di wilayah garis ekuator.

5 Balapan Hewan Paling Aneh

Balap Unta. Diselenggarakan dinegara-negara padang pasir. Arab, Oman, Mesir dan beberapa negara lain.





Balap Babi





Balap Hamster





Balap Kura-Kura





Balap Siput